Memahami sources.list (Update Linux)

Linux adalah operating system yang dalam meng-update-nya tidak hanya pada satu sumber. Banyak repository yang digunakan agar bisa meng-update dengan baik. Namun semua itu dilakukan tidak secara otomatis. Butuh pengaturan lebih lanjut agar linux yang kita pakai bisa terupdate. Berikut ini cara mengganti repository Linux, khususnya PCLINUXOS.


Buka file yang terletak pada direktori di bawah ini :


Kemudian ketika anda sudah membukanya akan ada tampilan seperti ini

# Package repository URL’s

# Signed repositories have a [] where is the name of the key

# as it appears in vendors.list. If you remove it, no digital signature check

# will be made.

# rpm http://kambing.ui.edu/pclinuxos/apt/ pclinuxos/2007 main extra nonfree kde kde4 special

rpm http://repo.ugm.ac.id/pclinuxos/apt/ pclinuxos/2007 main extra nonfree kde kde4 special

Apa anda mengerti maksud tampilan di atas? Itu adalah isi dari sources.list milik saya. Berikut ini akan saya jelaskan mengenai maksudnya. Saya ambil saja dari repository milik UGM yang sedang saya pakai sekarang.

  1. http://repo.ugm.ac.id/pclinuxos/apt/ –>> (merupakan URL dari repository)
  2. pclinuxos/2007 –>> (merupakan distribution)
  3. main extra nonfree kde kde4 special –>> (merupakan sections)

Jadi aturan untuk menulis repository adalah:
rpm URL distribution section

jika kita mengeditnya dari sources.list, akan ada tanda # di depan rpm. Tanda tersebut berguna untuk menandai bagian mana yang hanya menjadi komentar. Jadi jika anda hanya ingin memakai repository UGM, maka yang dibebaskan dari tanda # hanyalah URL milik UGM. Bisa dilihat dari source di atas, hanya URL milik UGM yang saya bebaskan dari tanda #.
Sekian tutorial linux kali ini.

You may also like

3 Comments

Leave a Reply