Daftar Yayasan Pemberi Beasiswa

Di dalam dunia pendidikan baik di Indonesia maupun luar negeri, sebenarnya banyak banget tersedia beasiswa yang difasilitasi oleh pemerintah, para kedutaan besar, LSM, yayasan, universitas luar negeri, ataupun para perusahaan yang berkomitmen untuk berperan dalam memajukan dunia pendidikan. Untuk itu tidak ada salahnya jika kawan-kawan memanfaatkan beasiswa tersebut untuk membantu mengenyam pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Berikut ada beberapa informasi beasiswa dari berbagai sumber yang diperuntukkan bagi para siswa, mahasiswa, dosen, praktisi dunia pendidikan dan masyarakat Indonesia πŸ™‚

Beasiswa Monbukagakusho

Kementrian Pendidikan Kebudayaan Olahraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang, menawarkan 6 program beasiswa setiap tahunnya. Biasanya beasiswa diberikan secara penuh tanpa adanya ikatan apapun, juga termasuk tiket pesawat, bebas biaya ujian masuk, biaya kuliah, dan matrikulasi. Tunjangan kedatangan sebesar 25.000 Yen diberikan saat tiba di Jepang. Setiap penerima beasiswa diikutsertakan dalam asuransi, program subsidi biaya kesehatan AIEJ, kursus Bahasa Jepang, dan asrama.
Info : emb-japan

Australian University Scholarships

Beasiswa ini disediakan oleh setiap Universitas di Australia. Program yang disediakan mulai dari S1, S2, hingga S3. Bidang studi atau penelitian yang didanai biasanya ditentukan oleh institusi masing-masing tersebut.
– Info : austembjak

Beasiswa Sampoerna Foundation (SF)

Yayasan pendidikan nirlaba ini bertujuan membantu dan menyediakan beasiswa untuk tingkatan studi dari siswa hingga pascasarjana. Yayasan Sampoerna ini juga memberi dukungan penuh kepada mereka yang ingin belajar dalam bidang ekonomi, baik ke universitas dalam maupun luar negeri.
– Info : sampoernafoundation

Panasonic Scholarship

Program Scholarship dari Panasonic ini mengundang para lulusan perguruan tinggi di Indonesia di bidang matematika, IPA, teknik, teknologi informasi, dan bioteknologi untuk memperoleh beasiswa. Penerima beasiswa berpeluang melakukan riset di sejumlah universitas terkemuka di Jepang. Hanya ada 5 posisi untuk tiap tahunnya. Syarat : Usia di bawah 28 tahun, TOEFL minimal 500, IPK minimal 3,00, berpotensi kepemimpinan, peduli terhadap kepentingan masyarakat, berapresiasi budaya antar bangsa, dan punya wawasan luas.
– Info : panasonic

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)

Merupakan bantuan dari Yayasan AMINEF untuk pelajar Indonesia dalam mempersiapkan diri sebelum belajar di perguruan tinggi yang berakreditasi di Amerika. Ada banyak bidang ilmu yang ditawarkan. Persyaratan : S1 dengan IPK minimal 3,0 (skala 1-4), TOEFL minimal 575, berusia di bawah 35 tahun, punya pekerjaan tetap dan berpengalaman minimal 24 bulan, berpotensi kepemimpinan, peduli kepentingan masyarakat Indonesia, memahami budaya antar bangsa.
– Info : aminef

Beasiswa Yayasan Toyota & Astra

Yayasan Toyota dan Astra (YTA), merupakan organisasi nirlaba yang ingin membantu pemerintah Indonesia dalam bidang pendidikan. Tiap tahunnya YTA memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa dan kalangan akademisi lain. Sejak tahun 1976, sudah 6000 lebih mahasiswa yang mendapat bantuan beasiswa tersebut.
– Info : toyota & astra

The Netherlands Education Centre (NEC)

NEC menyediakan beasiswa untuk calon mahasiswa dari Indonesia yang ingin berkuliah di Belanda. Persyaratan : fotocopy ijazah S1 + transkrip nilai dan terjemahannya dalam bahasa Inggris yang telah dilegalisasi, TOEFL minimal 550, CV, motivation statement, rekomendasi dosen, hasil tes kesehatan, fotocopy akta kelahiran, fotocopy paspor, pas foto 4Γ—6, dan persyaratan tambahan lainnya.
– Info : nec

The British Chevening Awards

Merupakan program beasiswa yang disponsori oleh pemerintah Inggris. Seluruh proses administrasi ditangani oleh The British Council. Persyaratan : Usia di bawah 40 tahun, Lulus S1 dengan IPK minimal 2,70, dapat berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Inggris, berpengalaman kerja minimal 2 tahun, punya prospek karir yang cemerlang, berkomitmen mengembangkan karier, mampu menunjukkan motivasi, sesuai dengan latar belakang S1-nya, dan berpotensi mengembangkan hubungan kerja sama dengan Inggris di masa datang. Proses seleksi biasanya dimulai pada bulan April-Juni.
– Info : britishcouncil

Australian Development Scholarships (ADS)

Program beasiswa dari ADS ini ditujukan bagi mereka yang mengambil Program Pascasarjana S2 dan S3. Disediakan sekitar 360 beasiswa per-tahunnya untuk Indonesia. Persyaratan : IPK minimal 2,9, dan standar hasil IELTS minimal 5,0 atau TOEFL > 500. Biasanya pendaftaran dibuka setiap bulan Juli dan ditutup pada pertengahan September.
– Info : ausaid

Australia Asia Awards

Merupakan program pemerintah Australia melalui Departemen Pendidikannya (DEST). Jumlah beasiswa yang ditawarkan 2-3 per-tahun. Dibuka untuk program Masters (S2) dan Post Doctoral (S3). Beasiswa diutamakan bagi mereka yang berbasis penelitian, berupa biaya studi dan biaya hidup yang ditanggung penuh. Biasanya pendaftaran dibuka antara Maret-Juni setiap tahun. Syarat umum dengan IPK 2,5. Skor IELTS minimal 6,5. Dan memiliki bidang yang relevan dengan kebutuhan Indonesia.
– Info : aei.dest

International Postgraduate Research Scholarship (IPRS)

Menyediakan 300 beasiswa pemerintah Australia untuk program pascasarjana (S2 dan S3). Diprioritaskan bagi pemohon melalui jalur penelitian dengan bidang studi bebas. Biaya studi dan asuransi kesehatan ditanggung penuh. Setiap Universitas menawarkan jatah yang berbeda sesuai dengan penerimaan.
– Info : IPRS

Beasiswa Dompet Dhuafa Republika (DD Republika)

Merupakan beasiswa yang diambil dari 2,5 % gaji para wartawan Republika. Berdiri sejak September 1994, berusaha mengangkat harkat sosial kemanusiaan dengan memanfaatkan dana yang terkumpul dari para donatur. Beasiswa pendidikan diberikan kepada mereka yang benar-benar tidak mampu di bidang keuangan, namun mampu belajar dan meraih prestasi.
– Info : dompetdhuafa

Deutsher Akademischer Austauschdienst (DAAD)

DAAD merupakan pemberi beasiswa terbesar di Jerman. DAAD menawarkan beasiswa bagi sarjana, staf pengajar perguruan tinggi, serta pegawai lembaga penelitian. Ada 3 jenis beasiswa, yakni beasiswa tahunan, beasiswa sandwich, dan untuk studi pascasarjana. DAAD juga melayani konsultasi untuk kuliah di Jerman.
– Info : daad

Beasiswa Dirjen DIKTI

Merupakan program beasiswa untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi, tetapi berkemampuan akademik (indeks prestasi tinggi). Bantuan diberikan kepada sekitar 45.000 mahasiswa setiap tahunnya.
– Info : dikti

The Swedish International Development Co-operation Agency (Sida) and Swedish Institute

Beasiswa ini diberikan oleh The Swedish International Development Co-operation Agency (Sida) dan Swedish Institute yang memperkenalkan beberapa program pendidikan terbaru di Swedia. Dimaksudkan untuk merangsang minat bagi mereka dari negara berkembang yang ingin mendapatkan pendidikan S2 dan S3 di Swedish Universities. Biasanya pendaftaran dibuka sekitar bulan Januari.
– Info : sweden

Beasiswa Supersemar

Yayasan Supersemar memberikan beasiswa kepada mahasiswa PTN dan PTS di Indonesia. Syarat : Pemohon berkelakuan baik, IPK minimal 2,5 untuk eksaktda dan 2,70 untuk ilmu sosial. Diprioritaskan bagi mahasiswa yang orang tuanya kurang mampu. Biasanya diberikan mulai bulan April-Maret.
– Info : supersemar

Jadi tidak perlu takut untuk kuliah karena kekurangan biaya. Tuhan Maha Adil bagi hamba-Nya yang telah berusaha. Jadi tunggu apalagi? segera bakar semangat anda untuk memperoleh kesuksesan.

Salam Sukses.

Informasi-informasi beasiswa diatas suatu saat bisa berubah tergantung kebijakan para penyedia beasiswa yang bersangkutan.

You may also like

23 Comments

  1. maksud tita gimana?kamu sekarang masih SMA dan pengen ke PTN? atau kamu lagi kuliah di swasta dan pengen kuliah di PTN?makasi ya..

  2. saya kul di PTS
    apakah syarat untuk menerima beasiswa s2, itu harus selalu ada pengalaman bekerja selama 2 tahun?

    trus, kalo yang beasiswa s1 itu, apa kalo kita kurang aktif dalam organisasi kampus, kita kemungkinan kecil untuk dapat beasiswa? tapi di luar kampus kita aktiv di organisasi yang kita ikuti.
    terimakasih

  3. hmm..mending kita aktif di organisasi intra kampus karena dengan itu kita mendapat pengakuan resmi dari pihak kampus bahwa kita aktif..tapi kalo ingin cari pengalaman dengan cara aktif di organisasi luar kampus boleh-boleh saja asalkan ada pemberi beasiswa yang mau mengakuinya πŸ™‚

  4. saya kul di PTS
    apakah syarat untuk menerima beasiswa s2, itu harus selalu ada pengalaman bekerja selama 2 tahun?

    trus, kalo yang beasiswa s1 itu, apa kalo kita kurang aktif dalam organisasi kampus, kita kemungkinan kecil untuk dapat beasiswa? tapi di luar kampus kita aktiv di organisasi yang kita ikuti.
    terimakasih

    1. Setiap pemberian beasiswa pasti memiliki syarat yang ditentukan oleh pemberinya. Untuk detail syarat dan aturan mohon maaf saya tidak mengetahuinya. Silakan mencari informasi lain yang lebih detail tentang beasiswa yang Anda inginkan..

    1. Saya mungkin termasuk orang beruntung karena dapat beasiswa tanpa perlu mendaftar berulang-ulang. Untuk orang beruntung seperti saya mungkin termasuk mudah πŸ˜€

  5. Alhamdulillah, semasa kuliah dulu sangat terbantu dengan banyaknya beasiswa, mulai dari PPA, BBM, Supersemar, Orbit, Korindo, maupun dari perseorangan. Itu juga gak nyari sendiri, tapi dicarikan dari pihak kampus.

    1. Beberapa beasiswa berikut mungkin bisa dicoba :
      a. Karya Salemba 4 (www.karyasalemba4.org)
      b. Beasiswa Djarum (www.djarumbeasiswaplus.org)
      c. Beasiswa Gudang Garam (biasanya kerjasama langsung dengan pihak kampus).
      d. Beasiswa Korindo (sepertinya akhir-akhir ini difokuskan bagi mahasiswa fakultas pertanian dan kehutanan).
      dan lain-lain..

  6. Saya kuliah di D4 elektromedik. poltekes jkt 2 yg bernaung di bawah kementrian kesehatan .berencana setelah sekesai S2 di malaysia ..( UTM) gimana carannya .saya pingin dapat beasiswa.

Leave a Reply