Siapkan Visi Untuk Kesuksesanmu

Ada dua orang sahabat yang berteman mulai dari kecil. mereka terus bersama mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga lulus SMA. Hal ini membuat keduanya saling mengetahui kelebihan dan kekurangan sahabatnya masing – masing. Suatu hari ketika ingin menempuh jalur kuliah, keduanya berpisah dan jarang berkomunikasi.

Beberapa tahun kemudian, mereka bertemu secara tidak sengaja.
(Kedua orang tersebut saya beri nama Andi dan Budi)
Andi : Wah, lama kita tidak bertemu sepertinya kamu makin sukses aja nih..
Budi : Ah,biasa saja. Ini adalah hasil usaha saya.
Andi : Lho,,memangnya usaha apa yang kamu lakukan?
Budi : Ada deh, tidak besar sih..tapi cukup lah untuk membuat keluarga saya sejahtera..
Andi : Memangnya apa rahasia kamu supaya jadi sukses seperti ini?
Budi : Saya tidak akan memberikan jawabannya sekarang.
Bagaimana kalau besok kita bertemu di bukit tempat kita bermain dulu?
Andi : Baiklah..besok aku tunggu di bukit ya 🙂

Sewaktu bersekolah dulu, Andi tergolong lebih pandai jika dibandingkan dengan Budi. Namun mengapa kepandaian Andi tidak bisa menyamakan atau bahkan mengalahkan kesuksesan Budi?

Keesokan harinya mereka bertemu di bukit dan mengobrol.

Andi : Kemarin kamu janji mengajarkan rahasia suksesmu kan?apa itu?
Budi : Begini, ambil segelas air dan sebatang kayu yang ada di depanmu.
Andi : Untuk apa?
Budi : Sudahlah, ambil saja.

Andi mengambil segelas air dan sebatang kayu yang ada di depannya dan kemudian obrolan serius secara tidak sengaja telah dimulai diantara mereka.

Budi : Coba kamu tuangkan segelas air di tanah yang agak menurun ini. Bagaimana airnya?

Andi menuangkan segelas air dan melihat reaksi air yang terjadi.

Andi : Ternyata airnya mengalir ke segala arah ya..memangnya ada apa dengan air ini?
Budi : Nah, sekarang coba goreskan coretan di tanah dengan sebatang kayu tadi.
Andi : Sudah, terus ngapain lagi?
Budi : Tuangkan air di goresan itu. Bagaimana aliran airnya?
Andi : Wah, airnya mengalir sampai jauh. Tidak berpencar juga.

Nah sahabat, dari cerita di atas kita tahu bahwa air yang dituangkan di tanah yang tidak tergores akan membuat aliran air tersebut berpencar dan hanya berjarak dekat. Bandingkan dengan aliran air di tanah yang telah digores, aliran tersebut akan mengalir sampai jauh dan alirannya tidak jauh-jauh berpencar pula.

Analogi ini bisa kita pakai dalam menentukan visi kita untuk meraih kesuksesan. Tetapkan pada visi yang ingin anda capai dan fokuskan diri anda untuk mencapai visi tersebut. Niscaya kesuksesan akan menghampiri diri anda yang fokus dalam mencapai visi.

Sekian dari saya, semoga bisa menjadi inspirasi anda untuk meraih kesuksesan yang Anda dambakan.

Terima kasih.

You may also like

Leave a Reply