Mengabaikan Value ON TIME, tetapi…

Melangkah bersama tim menuju kesuksesan
Melangkah bersama tim menuju kesuksesan

ON TIME Ya, tepat waktu adalah salah satu value Young On Top dan mentor YOT tidak memberikan toleransi sedikitpun untuk Campuss Ambassador yang telat mengumpulkan tugas, RSVP, monthly meeting, dan lain-lain. Value ini diharapkan mendarah daging dalam diri semua Campuss Ambassador.

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman dimana saya memilih tidak menghidupkan value ON TIME pada hari presentasi sebagai internship student atau bahasa akademisnya kerja praktek atau bahasa gahulnya magang. Pada bulan Juni – Agustus lalu, saya bersama 8 teman dari ITB melakukan program internship di perusahaan warisan Thomas Alva Edison. Di hari terakhir, kami akan melakukan presentasi. Pagi itu, pukul 8 saya sudah di kantor dan mempersiapkan diri untuk memberikan presentasi terbaik. Setelah latihan 15 menit, 7 teman lain datang dan memberitahu bahwa data presentasi harus dikirim kepada HR Director maksimal pukul 10.00. Saya langsung panik karena dari 9 intern hanya saya yang melakukan project berdua, yang artinya saya harus menggabungkan file presentasi dengan partner project (sebut saja namanya boy :p). Padahal pagi itu boy masih dalam perjalanan dari Bandung ke Jakarta dan saya berusaha menghubungi boy untuk segera mengirimkan data presentasinya.

Sambil menunggu, saya latihan presentasi sementara harap-harap cemas melihat jam kantor yang sebentar lagi menunjuk pukul 10.00. Pada saat itu, saya dilema ingin segera mengirimkan data presentasi ON TIME atau telat sambil menunggu data presentasi boy yang menjadi partner project.

Akhirnya, saya tetap menunggu boy dan baru mengirim data presentasi pukul 10.27 yang berarti kami telat mengumpulkan. Akibatnya, saat penjelasan singkat sebelum sesi presentasi dimulai, HR Director memberi peringatan kepada intern yang telat termasuk saya dan boy. Saat itu saya jengkel karena sebenarnya saya bisa mengumpulkan data presentasi tepat waktu. It’s not fair!

Namun daripada jengkel, saya fokus dengan persiapan sambil menunggu giliran presentasi. Ketika suasana kepala mulai dingin dan hati yang tadinya emosi sudah bisa menerima, saya berpikir dari yang tadinya 100% rasional (sangat logis saya jengkel dengan boy karena dia telat sehingga saya juga kena peringatan) menjadi lebih manusiawi (ada unsur perasaan) dan ingat value lain Young On Top, yaitu FIGHT FOR YOUR TEAM. Saya baru menyadari ternyataada value lain yang berhasil dihidupkan meskipun mengabaikan value ON TIME.

Ada kutipan dari kisah petualangan seorang ninja bernama Naruto, dalam sebuah misi gurunya pernah berkata ‘Ninja yang tidak mematuhi peraturan adalah sampah, tetapi ninja yang meninggalkan temannya lebih rendah dari sampah’. Konsidinya serupa seperti yang saya alami, saya bisa mengirimkan data presentasi tepat waktu dan meninggalkan boy namun sebagai tim adalah suatu komitmen melalui semua bersama sepenanggungan oleh karena itu saya yakin menunggu boy meskipun telat mengumpulkan data presentasi adalah keputusan yang tepat. Kami mempresentasikan hasil pekerjaan bersama karena saya juga menghargai pekerjaan boy dan komitmen berjuang dalam presentasi sampai akhir sebagai tim.

William Lautama
YOT CA Institut Teknologi Bandung

You may also like

Leave a Reply