Developing GowesJelajah.web.id

Tampilan GowesJelajah.web.id
Tampilan GowesJelajah.web.id

Rasanya asyik sekali ketika harus bergumul dengan komputer dan ada saja yang dikerjakan. Inilah efek positif dari blokir situs Facebook & Twitter pada jam efektif (jam kerja). Semua berawal dari obrolan saya bersama teman-teman di kampus yang membahas tentang mata kuliah Desain & Pemrograman Web (DPW).

Mata kuliah DPW yang telah saya ambil semester sebelumnya jauh berbeda dengan yang sekarang. Tugas mata kuliah ini semakin menantang karena tidak hanya membuat desain web dalam bentuk HTML (statis), tetapi ada juga tugas yang mengharuskan mahasiswa untuk mengubah desainnya menjadi desain web dinamis berbasis WordPress. Cukup berat bagi mahasiswa yang di semester ini (Ganjil 2011/2012) yang mengambil 4 praktikum mata kuliah sekaligus. Ya, tapi itulah resiko menjadi mahasiswa yang mengambil banyak SKS Praktikum. Sabar ya.. 😀

Dari masalah yang dicuatkan dalam obrolan itulah muncul ide untuk menggunakan engine WordPress di web komunitas GowesJelajah. Hitung-hitung untuk mengukur kemampuan – sejauh mana saya bisa mengerti desain web menggunakan WordPress, eh ternyata ada teman yang memang mengusulkan WordPress untuk digunakan sebagai engine dari GowesJelajah.web.id.

Tapi di awal timbul pertanyaan, apakah saya harus mendesainnya mulai awal? Bukankah itu membuang waktu? Ah, daripada membuang waktu – lebih baik download saja tema WordPress (gratisan) yang bisa di download di banyak situs. Beberapa kali mendownload tema, ternyata ada 1 tema yang cocok bagi mata dan batin saya. Namanya ‘Katana’ dan bisa dilihat disini. Kalau malas buka-buka link ga jelas, ini tampilan singkat dari tema tersebut.

Tema WordPress 'Katana' yang menjadi inspirasi web GowesJelajah.web.id
Tema WordPress ‘Katana’ yang menjadi inspirasi web GowesJelajah.web.id

Tema WordPress sudah didapat dari internet, kemudian bagaimana cara memodifikasi tema yang sudah di-download tadi? Sebelum memodifikasi tema WordPress lebih jauh, alangkah baiknya pelajari dulu desain HTML dan CSS baru kemudian pemrograman PHP. Jika Anda belum menguasai pemrograman PHP, terlebih HTML dan CSS – mungkin akan banyak sekali kesulitan yang akan Anda hadapi.

Jika memang sudah tahu tapi belum memahami ketiga bahasa pemrograman di atas, bisa langsung membaca tutorial lengkapnya di beberapa situs di bawah ini :

Dari ketiga situs di atas, pasti ilmu dasar terkait pemrograman web (khususnya WordPress) bisa Anda dapatkan. Sekarang,  tunggu apa lagi? Segera mulai dan mari kita berdiskusi tentang developing WordPress.

Semoga tulisan di atas sedikit menginspirasi kita semua untuk berkarya lebih. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Sukses untuk kita semua.

You may also like

1 Comment

Leave a Reply