Tips : Mengajak Anak Bersepeda

Ibra, masih 10 tahun sudah doyan gowes All Mountain
Ibra, masih 10 tahun sudah doyan gowes All Mountain

Ketika gowes, pernahkah Anda mengajak anak Anda untuk ikut gowes? Mungkin ada orang tua yang tidak tega anaknya berkeringat karena panasnya suhu di sekitar track. Ditambah lagi tanjakan dan turunan curam yang harus dihadapi selama di atas sepeda, pasti tidak tega melihatnya mendorong sepeda (ketika nanjak) dan terjatuh (ketika turunan).

Ibra (10 tahun), anak seorang pesepeda dari Blitar membuktikan pada saya bahwa seorang anak-anak pun bisa menikmati kegiatan gowes di jalur dengan tipe All Mountain. Jika ditanya siapa orang tuanya, ayahnya memang seorang penggila sepeda yang kebetulan juga menggerakkan komunitas Matadewa di Wlingi (Kab. Blitar). Meski penggila sepeda, sepertinya saya tidak melihat dan merasakan aura paksaan kepada anak bahwa dia harus ikut gowes bersama ayahnya.

Di dalam benak saya terselip pertanyaan tentang bagaimana mengajak anak untuk ikut serta menikmati kegiatan gowes. Setelah diamati, semoga tips berikut bisa dijadikan sebagai referensi Anda untuk mengajak anak gowes.

  1. Ketahui minatnya dalam jenis sepeda. Jika berminat untuk bermain BMX, jangan dipaksa menggunakan MTB. Begitu pula jika terobsesi menjadi pemain DH, jangan dipaksakan untuk ikut gowes di jalur yang penuh tanjakan.
  2. Minta dia untuk mengajak teman sebaya-nya. Dengan mengajak teman sebaya, otomatis dia akan memiliki teman ngobrol sepanjang track gowes. Saya telah membuktikan sendiri bahwa gowes dengan teman yang ‘nyambung’ secara obrolan semakin menambah kenyamanan dalam bersepeda tak peduli bagaimana kondisi track yang sedang dihadapi.
  3. Ajarkan ilmu dasar bersepeda. Dengan menggunakan bahasa yang mudah, ajarkan ia tentang bagaimana bersepeda yang aman dan nyaman. Cara menggunakan gir di tanjakan / turunan, posisi tubuh saat bersepeda, cara mengerem yang benar, dan bahkan cara memperbaiki kerusakan sepeda bisa jadi ilmu untuk dibagikan kepada anak. Dengan mengerti ilmu bersepeda, diharapkan dia akan semakin nyaman saat bersepeda.
  4. Berikan reward / penghargaan. Setiap orang senang apabila diberikan penghargaan, begitu pula dengan anak-anak. Jika anak Anda membutuhkan sesuatu dan Anda mampu mewujudkannya, tidak salah untuk memberikan penghargaan padanya.

Berdasarkan pengalaman kawan-kawan yang membawa serta anaknya untuk bersepeda bersama, ada 1 keuntungan besar yang didapatkan : Istri menjadi lebih mudah mengeluarkan ‘visa’ gowes 😀 Dengan ikutnya anak-anak, secara otomatis istri menjadi lebih percaya karena kita membawa mata-mata yang paling jujur yakni anak-anak. Hehehe.

Jika pada akhirnya anak Anda menjadi penggila kegiatan bersepeda juga, maka Anda harus rela ketika ia memilih untuk bersepeda bersama kawan barunya. Bukankah tujuan awal Anda untuk menjadikan anak mencintai kegiatan bersepeda sudah tercapai? Tetap saya doakan semoga anak Anda masih bisa menemani Anda gowes sampai tua nanti.

Oh iya, berikut saya tampilkan foto Ibra (anak 10 tahun / setingkat kelas 4 SD) dari Blitar yang sudah beberapa kali mengikuti event bersepeda di track All Mountain. Dia sangat menikmati tanjakan dan (apalagi) turunan curam baik aspal maupun tanah.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,
Salam gowes dan sukses untuk kita semua.

You may also like

2 Comments

Leave a Reply