Tips Berkunjung ke Pantai Tiga Warna (Malang)

Pantai Tiga Warna
Seorang petugas jaga sedang memunguti sampah di laut

Tidak banyak yang akan saya ceritakan mengenai Pantai Tiga Warna karena telah saya tulis sebelumnya di tulisan yang berjudul “Pantai Tiga Warna – Aquascape Alami di Malang Raya“. Jika Anda ingin membaca ulasan dan video yang telah saya buat mengenai Pantai Tiga Warna, jangan baca tulisan ini. Klik link di atas daripada harus membaca tips dari saya ketika berkunjung kesana. Hehe 😀

Pada umumnya berkunjung ke pantai tidak membutuhkan banyak perlengkapan yang merepotkan. Berikut adalah tips berkunjung ke Pantai Tiga Warna:

1. Reservasi minimal 7 hari sebelum kedatangan

Berkunjung ke Pantai Tiga Warna wajib melakukan reservasi. Dari pengalaman saya yang melakukan reservasi untuk 2 hari ke depan ternyata sudah tidak mendapat kuota (100 orang). Selain itu, kunjungan di saat liburan panjang (peak season) sangat tidak saya sarankan. Jika terpaksa harus berkunjung saat peak season, lakukan reservasi minimal 1 bulan sebelum kedatangan.

2. Dapatkan info tentang pasang surut air laut di Pantai Tiga Warna

Pasang surut air laut sangat berpengaruh dengan wilayah bawah laut mana saja yang dapat kita jelajahi. Jika surut, pengunjung akan diarahkan (oleh petugas jaga) untuk berenang di area tertentu. Sayang sekali mengingat karang yang dihampiri banyak ikan tidak tumbuh di semua titik di Pantai Tiga Warna. Disarankan untuk berkunjung saat air laut sedang normal (tidak naik dan tidak surut).

3. Usahakan tiba sebelum pukul 12.00 siang

Perjalanan dari pos administrasi menuju Pantai Tiga Warna membutuhkan waktu paling tidak 60 menit. Jika Anda tiba di pos administrasi lebih dari pukul 12 siang, bisa dibayangkan kondisi jalan pulang pasti akan semakin gelap.

4. Bawalah makanan menuju pantai

Tidak ada yang menjual makanan di sepanjang jalur antara pos administrasi dan Pantai Tiga Warna. Di Pantai hanya akan kita temui penjual mi instan dan air mineral. Jika tidak menyiapkan logistik sendiri dan stok yang dijual di pantai habis, tamatlah riwayat Anda. Hehehe, bercanda 😀

5. Siapkan kamera anti air

Karena Pantai Tiga Warna menawarkan keindahan bawah laut, sayang sekali jika Anda tidak mengabadikannya karena tidak ada kamera bawah air. Terlebih jika hanya sibuk ber-selfie ria di pasir pantai atau ketika berenang. Mengapa tidak melakukannya di pantai lain atau bahkan di kolam renang saja? Hehehe
< btw jika Anda butuh GoPro untuk disewa, saya siap membantu menyediakannya 😉 >

6. Siapkan fisik Anda

Jalan kaki sekitar 120 menit (PP) dan berenang selama maksimal 2 jam akan membuat tubuh Anda ‘bekerja’ lebih. Jika tidak terbiasa, mungkin menuju Pantai Tiga Warna akan menjadi sangat melelahkan. Terlebih jika keesokan harinya harus ‘ngantor’ dan mengakibatkan kurangnya performa bekerja. Bisa jadi bos Anda tidak memperbolehkan lagi untuk liburan. Hehehe

7. Jangan lupa sunblock

Penggunaan Sunblock sangat saya sarankan karena kegiatan snorkling di bawah teriknya matahari mampu membuat Anda terlena. Wajah dan kulit bisa menjadi gosong dan bahkan terbakar. Sunburn atau terbakar matahari membuat tubuh sangat tidak nyaman untuk beraktivitas.

8. Pilih snorkle & goggle yang berkualitas baik

Dari pengalaman saya, ada beberapa snorkle sewaan yang patah karena digigit terlalu keras. Selain itu lifejacket sewaan juga sudah banyak yang kehilangan tali pengikatnya. Jika memungkinkan, datanglah sepagi mungkin agar dapat menyewa alat snorkling yang terbaik. Namun jika tidak ingin datang pagi, bawa alat snorkling sendiri mungkin bisa jadi pilihan.

9. Hindari sengatan ubur-ubur

Jika sudah datang musim ubur-ubur, semakin besar pula resiko mereka untuk menyengat pengunjung saat snorkling. Beberapa kawan saya ada yang disengat ketika sedang asyik berenang di Pantai Tiga Warna. Saya pun tidak luput terkena sengatan ubur-ubur. Namun karena saya diamkan (menahan panas dan tidak digaruk), justru makin cepat sembuh daripada kawan-kawan saya yang begitu disengat langsung digaruk-garuk.

Sementara ada 9 saran yang dapat saya bagikan ketika Anda ingin berkunjung ke Pantai Tiga Warna. Ada saran lainnya? Bagikan saja lewat form komentar.

Untuk kontak reservasi Pantai Tiga Warna telah saya sertakan di tulisan yang berjudul “Pantai Tiga Warna – Aquascape Alami di Malang Raya“. Silakan dikunjungi 😀

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,
Salam jalan-jalan dan sukses untuk kita semua.

26 Balasan untuk “Tips Berkunjung ke Pantai Tiga Warna (Malang)”

  1. medan menuju pantai 3 warna apa naik turun gunung? atau sperti jln stapak biasa? kira2 brp km menuju lokasi?
    dibandingkan dgn medan menuju pantai tanjung tumpang tulunggagung msh extrim mana?

    1. Saya belum pernah ke Pantai Tanjung Tumpang di Tulungagung. Seingat saya, butuh minimal 45 menit jalan kaki dari pos sampai ke pantai Tiga Warna. Kalau tidak ingin naik turun gunung, minta saja ke pemandu untuk ambil jalan lurus, tanpa naik turun tebing. Karena biasanya mereka lewatkan jalur berbeda untuk berangkat menuju pantai dan pulang dari pantai. Selamat berkunjung ke Tiga Warna 🙂

    2. Ma’af gan ikut komentar.untuk yg di tulungagung namanya bukan tanjung tumpang,tp kedung tumpang,m’af hnya meralat,karena saya asli tulungagung,kelihatanya klo dilihat dr informasi di atas medanya lbih extrim kedung tumpang.saya bulan2 ini juga mau berkunjung ke pantai 3 warna,smoga sja tdak ada haĺangan.amin..salam jalan2 gan…

  2. musim ubur-ubuh tuh kira2 kapan ya? terus setiap pengunjung pasti akan didampingi pemandu atau kita harus bayar lagi untuk menyewa pemandu? jalan yg dilalui turun naik tebing curam ga? ada tangga atau gimana? thankyou

    1. Maaf saya tidak tahu kapan musim ubur-ubur di Pantai Tiga Warna. Untuk pemandu, setiap pengunjung wajib menggunakan dan membayar jasanya. Jalan yang dilalui tidak curam. Aman. Silakan berkunjung ke Pantai Tiga Warna.

  3. Tips yang sangat penting bagi yang ingin ke Pantai Tiga Warna Malang
    Ternyata pantai ini beserta 2 pantai lainnya (pantai Gatra dan Clungup) tidak sekedar masuk
    Perlu reservasi beberapa hari sebelumnya.

  4. sekedar informasi sja bagi teman2 yg mau berkunjung ke pantai 3 warna,, yg mbwa mkanan ato minuman (berpotensi mnjadi sampah),, sampahnya harus dibawa kembali,, krena nanti di pos administrasi akan di cek lagi brpa bekal berpotensi sampah yg dibawa kmbali,, kalau ad yg ktinggalan wajib mengambilnya kmbali ato membayar denda 100rb\item sampah.. meskipun anda telah membuangnya di tempat sampah toilet dekat pantai,, (pengamalan pribadi saya)

    1. Memang betul! Itulah yang harus kita lakukan untuk melestarikan alam. Bawalah kembali sampah ke rumah atau setidaknya ke lingkungan sekitar yang memiliki petugas pemungut sampah. Di alam tidak ada petugas pemungut sampah. Sehingga jika sampah hanya ditumpuk, lama kelamaan juga akan menggunung. Semoga bisa menjadi pelajaran berharga ketika berkunjung ke tempat wisata alam, Tante Ayu..

  5. Bang kan rencana camping di pantai gatra, baru ke pantai 3 warnanya paginya jam 7 ..
    Kira2 dari parkiran mobil ke pantai gatra berapa lama jalan kaki

  6. Kak ini aku udah reservasi.. Rencana dtang k 3warna tgl 28,tp kuota full bru dpt tgl 29 pagi..rekomen donk kak stibanya dsana tgl28 aku baiknya kmna dlu ya kak.. Trus paginya bru k 3warna..mksh

Tinggalkan Balasan