Pantai Tiga Warna – Aquascape Alami di Malang Raya

Pantai Tiga Warna (Malang)
Pantai Tiga Warna (Malang)

Pantai Tiga Warna merupakan salah satu wisata pantai yang kini sedang ‘hits’ di Malang. Terletak di sebelah selatan Malang tepatnya di desa Sendang Biru (Kec. Sitiarjo, Kab. Malang) Pantai Tiga Warna diapit oleh Pantai Sendang Biru dan Pantai Goa Cina. Dari Kota Malang pengunjung dapat mengaksesnya hanya sekitar 2 jam menggunakan kendaraan bermotor.

Diperlukan reservasi sebelum hari H untuk mengunjungi pantai ini. Jika sudah reservasi namun telah melebihi kuota 100 orang pengunjung maka akan ditolak atau dialihkan di hari berikutnya. Pernah saya datang tanpa melakukan reservasi sebelumnya namun hanya diarahkan menuju Pantai Gatra. Saya yang sudah ‘ngebet’ mengunjungi Pantai Tiga Warna akhirnya membatalkan dan mengalihkannya menuju pantai yang lain.

Menggunakan mobil berarti harus siap mengeluarkan tenaga lebih. Jalan setapak melewati punggungan bukit di kawasan hutan lindung mangrove mengharuskan pengguna mobil berjalan kaki lebih lama (sekitar 15 menit sekali jalan) dari tempat parkir mobil terdekat hingga menuju pos.  Untuk pengguna sepeda motor jangan khawatir karena sepeda motor bisa melanjutkan perjalanan hingga tempat parkir motor yang terletak di dekat pos administrasi.

Di pos administrasi pengunjung akan ditanyai apakah sudah melakukan reservasi sebelumnya. Jika sudah melakukan reservasi, seluruh pengunjung yang terdaftar akan didata ulang termasuk barang bawannya. Pengunjung wajib melaporkan makanan yang dibawa menuju Pantai Tiga Warna. Ketika pulang dan tiba di pos administrasi kembali, sampah dari barang yang telah didaftarkan tadi wajib ditunjukkan kepada petugas. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah tindak perusakan alam dengan membuang sampah sembarangan.

Jika proses pendataan telah selesai, pengunjung akan diarahkan untuk jalan kaki menuju Pantai Gatra. Di Pantai Gatra akan ada beberapa pemandu yang menunggu pengunjung. Perjalanan menuju Pantai Tiga Warna diwajibkan menggunakan pemandu lokal. Tidak heran jika partisipasi pemandu lokal sangat dibutuhkan. Saya yang berpisah dari rombongan karena sedikit-sedikit mengambil gambar menjadi tersesat di tengah hutan mangrove. Sangat disarankan untuk tidak berpisah dengan pemandu terlebih ketika menjelang gelap (malam).

Jagalah kebersihan Pantai Tiga Warna
Seorang petugas jaga sedang memunguti sampah di laut

Setelah sekitar 60 menit jalan kaki dari pos administrasi, kami bertemu dengan Pantai Tiga Warna. Kesan pertama saya begitu melihat pantai ini adalah kotor! Tunggu dulu. Kotor yang saya maksud adalah daun kering yang jatuh dari pohonnya akibat kemarau. Hampir tidak ada sampah plastik yang berserakan di pasirnya yang putih. Bahkan petugas yang berjaga pun selalu meluangkan waktu untuk memunguti sampah di laut maupun di pasir. Sungguh momen langka yang seumur hidup tidak pernah saya temui di pantai manapun di Indonesia.

Dengan sigap mas Joko (pemandu lokal) menawarkan sewa alat snorkling yang terdiri dari snorkle, goggle, dan life jacket. Sebenarnya ada beberapa kawan yang sudah membawa alat snorkling sendiri namun hanya fin (kaki katak) yang tidak diperbolehkan untuk dipakai. Usut punya usut, ternyata fin tidak boleh digunakan di perairan dangkal yang memiliki terumbu karang masih hidup. Selain itu, meskipun sudah mahir berenang tetap saja diwajibkan untuk menggunakan life jacket. Dari pengamatan saya, selain untuk keselamatan mungkin hal ini dimaksudkan agar pengunjung tidak berdiri di terumbu karang ketika lelah berenang. Dengan begitu, resiko sakit / matinya terumbu karang akibat tersentuh atau terinjak makin berkurang.

Setelah melihat video di atas, saya makin takjub dengan keindahan Pantai Tiga Warna. Tentu keindahan ini akan semakin terjaga semua pengunjung berperan aktif dalam menjaga kelestariannya. Jangan tinggalkan sampah di laut manapun ya. Karena setahu saya beberapa sampah yang mampir ke Tiga Warna merupakan bawaan dari beberapa pantai di sebelahnya.

Informasi tambahan:

  1. Tiket masuk : Rp 5.000 per orang
  2. Karcis parkir mobil : Rp 10.000
  3. Sewa alat snorkling (snorkle, goggle, dan fin) : Rp 15.000 per paket
  4. Fee guide : Rp 100.000 per orang (untuk 10 pengunjung)
  5. Kontak reservasi : 082132677713 (Lia) / 081233339889 (Fitri)

Berminat ke Pantai Tiga Warna? Saya telah membuatkan beberapa tips agar perjalanan Anda menyenangkan. Ini dia linknya >> Tips Berkunjung ke Pantai Tiga Warna

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,
Salam jalan-jalan dan sukses untuk kita semua.

You may also like

21 Comments

    1. Terima kasih kembali Berkunjung kapan aja ke Tiga Warna oke. Saya lebih suka berkunjung saat bukan hari libur. Destinasi wisata seperti Pantai Tiga Warna relatif lebih sepi saat hari kerja. Silakan berkunjung ke Pantai Tiga Warna.

    1. Saya sarankan max jam 8 pagi sudah di pintu masuk Pantai Gatra. Jalan kaki sekitar 1 jam, tiba di Pantai Tiga Warna sekitar jam 9. Snorkling 2 jam sampai max jam 12 siang dan kembali lagi ke parkiran sampai sekitar jam 2 siang.

    1. Camp di sekitar Pantai Tiga Warna tidak diijinkan oleh pihak pengelola. Kondisi jalannya datar, bisa dikunjungi oleh siapa saja. Silakan berkunjung ke Pantai Tiga Warna.

  1. gan saya rencana mau pantai 3 warna pertengahan januari 2017. harus tetep reservasi yah? trus kalo misalnya bawa mobil dan menuju pantai gatra pakai google maps bisa ga? maksudnya akurat? hehe mohon pencerahanya gan

  2. Kak saya sudah reservasi ke 2 nomer itu. tp belum ada respon sampai hari ini. ada nomer lain untuk reservasi ga?

Leave a Reply