Tips Berkunjung Ke Nusa Penida

Maruti Speeboad Sanur - Nusa Penida
Maruti Speeboad Sanur – Nusa Penida

Bagi yang belum pernah berkunjung ke Nusa Penida, mungkin akan beranggapan bahwa Nusa Penida tidak jauh berbeda dengan Bali. Jika masih belum memiliki gambaran mengenai Nusa Penida mungkin tulisan saya sebelumnya di ‘Nusa Penida and How To’ bisa membantu visualisasi Anda. Lalu apa saja yang harus disiapkan ketika kita akan berkunjung ke Pulau Nusa Penida? Cekidot gan!!

Saat menyeberang (kapal cepat)

  • Gunakan sandal & celana pendek / celana bisa dilipat
    Saat akan memasuki kapal cepat dari Sanur, seluruh penumpang pasti akan berjalan menuju pantai. Hal ini membuat bagian bawah tubuh sudah pasti basah. Untuk meminimalisir basahnya pakaian yang digunakan, disarankan untuk menggunakan sandal dan celana pendek. Jika tidak bisa menggunakan celana pendek (karena berhijab), gunakanlah celana panjang yang tidak ketat agar bisa ditekuk paling tidak sejengkal di bawah lutut.
  • Gunakan kaos / pakaian sejuk & bawa kipas
    Kapal cepat yang saya gunakan mampu mengangkut 100an penumpang sekali jalan. Bayangkan sebuah bus dengan kondisi tempat duduk 3 di kiri dan 3 di kanan, seperti itulah gambaran ruang penumpang di kapal cepat. Kondisi kapal cepat yang penuh sesak pasti akan menyebabkan kegerahan. Gunakanlah pakaian tipis / sejuk dan kipas untuk mengurangi rasa gerah. Namun jika tidak bisa, usahakan untuk mendapat tempat duduk di belakang. Itulah tempat duduk terbaik di kapal cepat Sanur – Nusa Penida menurut saya.
  • Simpan kantong kresek untuk muntah
    Mabuk laut bisa menyerang siapa saja. Penyeberangan dengan kapal cepat selama sekitar 40 menit tentu akan menyiksa bagi yang tidak bisa mentolerir gelombang laut. Jika Anda merasa sedang tidak enak badan atau mudah mengalami mabuk laut, bawalah kantong kresek sendiri.
Saren Cliff Point on Nusa Penida
Saren Cliff Point on Nusa Penida




Saat di Nusa Penida

  • Gunakan sunblock / pakaian tertutup
    Karena kondisi alam Nusa Penida yang begitu panas saat siang hari dan ditambah tidak banyak peneduh yang tumbuh di sepanjang jalan, disarankan untuk menggunakan pelindung tubuh dari sengatan matahari. Tidak jarang kawan-kawan traveling saya merasakan sunburn setelah seharian keliling Nusa Penida menggunakan sepeda motor. Jika tidak ingin merasakannya, disarankan menggunakan sunblock dan atau pakaian tertutup saat beraktivitas di bawah terik matahari.
  • Gunakan kacamata dan masker
    Saat musim kemarau, debu yang berada di jalanan akan beterbangan karena tertiup angin. Menggunakan kacamata selain melindungi mata dari silaunya terik matahari juga dapat melindungi mata dari ‘kelilipan’. Menggunakan masker / buff juga dapat mengurangi efek negatif terhadap paru-paru akibat menghirup debu.
  • Bawa air minum dan snack kemana pun
    Pahamilah bahwa Nusa Penida merupakan destinasi wisata yang sedang berkembang. Tidak banyak warung yang dapat ditemui di sepanjang jalan. Kalaupun ada, posisinya sudah pasti berada di pusat keramaian desa. Air minum dan makanan ringan di dalam tas adalah penyelamat ketika kita sedang kehausan atau kelaparan saat berkeliling Nusa Penida. 
  • Bawa P3K (terutama untuk luka gores)
    Belakangan banyak truk pasir yang bolak – balik melewati jalanan Nusa Penida. Pasir yang jatuh ke aspal saat kering tentu akan mudah menyebabkan sepeda motor tergelincir (terutama di tikungan). Dua kali berkunjung ke Nusa Penida, selalu saya saksikan sendiri korban pasir di jalan. Semoga tidak ada dari kita yang menjadi korban berikutnya ya. Amiiiiin
  • Dianjurkan membawa helm sendiri
    Di Nusa Penida memang ada Polsek dan Koramil. Sejauh ini saya hanya menyaksikan Polisi hanya membiarkan warga mengendarai sepeda motor tanpa helm. Namun bukan itu esensi helm digunakan. Jika Anda tidak ingin liburan berakhir di kuburan (amit-amit), bawalah helm sendiri karena di persewaan motor tidak menyediakan helm.
Kelingking Beach on Nusa Penida
Kelingking Beach on Nusa Penida




Ada saran agar dapat menikmati berwisata di Nusa Penida? Silakan tulis saja di form komentar.

Oh iya, jika penasaran dengan destinasi wisata yang ada di Nusa Penida, silakan kunjungi link berikut:

Selamat berlibur di Nusa Penida.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,
Salam jalan-jalan dan sukses untuk kita semua.

22 Balasan untuk “Tips Berkunjung Ke Nusa Penida”

    1. Mas maaf mau tanya.. awal desember ini, saya berencana mau ke bali dan sangat tertarik mengunjungi nusa penida.. apakah memungkinkan ke nusa penida membawa anak usia 2 dan 4 tahun?
      Dan apakah memungkinkan bolak balik dari bali tanpa menginap? Jadi bawa kendaraan dari bali.. terima kasih sebelumnya..

      1. Menurut saya memungkinkan asal yang membawa sudah siap secara mental. Di Nusa Penida tidak banyak tempat rekreasi bermain untuk anak-anak. Namanya anak-anak, kalau sudah bosan pasti mood nya berantakan. Ditambah lagi dengan kondisi Nusa Penida yang cukup panas.

        Soal bawa kendaraan sendiri dari Bali dan hanya sehari berkunjung kesana menurut saya tidak bisa. Itu karena kapal ferry hanya melayani 1x pelayaran bolak balik Pelabuhan Padang Bai (Bali) – Sampalan (Nusa Penida). Jadi kalau mau naik ferry ke Nusa Penida wajib menginap minimal 1 malam.

    1. Disarankan minimal satu malam di Nusa Penida. Berangkat pagi, kembali besok sore. Itu sdh cukup tapi belum maksimal. Hehehe

      Soal penyeberangan dan sewa kendaraan di Nusa Penida silakan kunjungi tulisan saya yang berjudul “Nusa Penida and How To”

  1. mas mau nanya kalau mau nyebrang ke nusa penida dari lembongan naik dr mana..?
    trus dari nusa penida ke lembongan kalau sore hari apa masih ada penyebrangan..?
    terima kasih

    1. Untuk menyeberang ke Nusa Penida dari Lembongan, silakan menuju ke Jembatan Kuning / Jembatan Cinta yang ambruk pada Oktober 2016. Disana nanti ada kapal kecil yang bisa diisi sekitar 10 orang. Kapal akan berangkat ke Pelabuhan Toyapakeh setelah penumpang penuh atau jika terlalu lama menunggu (mirip seperti angkot, tapi diterapkan untuk transportasi antar pulau). Saat sore, kapal Lembongan – Nusa Penida (dan sebaliknya) masih ada kok. Disarankan menyeberang sebelum gelap ya. Soal biaya, hanya Rp 20.000 untuk sekali menyeberang.

  2. Mas, mau tanya, kalau di Nusa Penida, apa enak kalau bawa mobil ya? Apakah jalanannya cukup bersahabat untuk mobil? Terima kasih sebelumnya

    1. Enak aja. Tapi karena jalanan di Nusa Penida kecil dan banyak yang rusak, pasti memakan waktu lebih lama (dibandingkan pakai sepeda motor) untuk ke tempat tujuan. Selain itu, kalau nyasar juga susah untuk cari tempat berputar. Kalau ingin pakai mobil, disarankan harus sudah hafal jalanan disana.

  3. Hallo mas mau tanya, kalau sudah sampai di nusa penida banyak yang menawarkan jasa sewa mobil plus supirnya tidak ? Kalau ada kira kira kisaran harganya berapa ? Terimakasih 🙂

    1. Halo. Ada saja yang menawarkan jasa sewa mobil + driver di Nusa Penida. Setahu saya tarif jasa sehari sekitar 700 – 800ribu. Silakan dijadikan referensi saja agar tidak ditipu sehingga membayar terlalu mahal.

Tinggalkan Balasan