Manfaat Bangun Lebih Pagi Demi Kemajuan Diri

Dalam dua bulan ini, kegiatan di internet membuat ritme hidup saya kacau. Belakangan saya hidup bagaikan burung hantu. Koneksi internet yang lelet di siang hari membuat saya menyukai browsing dan update artikel di malam hari. Saya tidur setelah jam 12 malam dan bangun lebih siang. Saat bangun badan saya masih terasa lelah akibat begadang di malam hari. Bagi saya, hal ini adalah sebuah kemunduran yang sangat berarti.


Bagi anda yang terbiasa dengan ritme tidur larut malam, dan anda bisa terbiasa dengan hal itu, maka kegiatan ini OK-OK saja. Apalagi bila anda tidak harus pergi bekerja atau melakukan aktifitas tertentu di pagi hari. Ada teman yang terbiasa tidur 4-5 jam sehari, dan tetap sehat. Dalam kasus ini, tidur larut malam menjadi bukan suatu masalah. Tetapi bagi saya yang terbiasa tidur 7 jam sehari, kebiasaan tidur larut malam membuat kwalitas hidup saya menurun drastis.

Pikiran saya kembali membayangkan betapa bangun pagi hari membuat hidup menjadi lebih indah. Untuk memperkuat tekad mendisiplinkan diri, di sini saya merinci keuntungan yang saya dapat jika saya kembali pada rutinitas pagi hari seperti dulu.

Suasana pagi hari lebih tenang, tidak ada keributan, tidak banyak suara mobil, tidak ada televisi, tidak ada anak rewel. Dalam suasana seperti ini, kegembiraan muncul dalam hati kita. Kita bisa menikmati dinginnya pagi hari. Suasana matahari terbit sangatlah indah. Merasakan terbitnya matahari yang membuat dunia kita perlahan-lahan semakin terang.

Bangun pagi membuat kita tidak terburu-buru oleh waktu. Kita tidak terburu-buru membuka toko atau mengantar anak sekolah. Memulai hari dengan suasana tenang dan gembira membuat kehidupan kita pada satu hari itu menjadi lebih baik. Memulai kehidupan pada pagi hari dengan suasana terburu-buru, apalagi dengan rasa jengkel dan marah, sungguh sesuatu yang berbeda.

Kita lebih mensyukuri hidup ini, karena kita bisa memulai kembali hidup pada hari ini dengan kondisi batin yang lebih baik. Pagi hari adalah saat yang tepat untuk menyatakan rasa syukur kita akan kehidupan yang kita jalani. Ini membuat diri kita lebih menghargai hidup.

Anda punya waktu untuk sarapan dengan lebih baik. Sarapan adalah makanan yang paling berguna dibanding makan siang dan makan malam. Di samping itu, makan pagi dengan tenang terasa lebih nikmat daripada makan siang di tengah kesibukan pekerjaan.

Dengan bangun pagi, saya punya waktu lebih untuk bermeditasi. Meditasi di pagi hari sangat bermanfaat karena fisik kita segar, tidak lelah. Pikiran dan emosi pun belum terganggu dengan berbagai aktifitas. Meditasi di pagi membuat hidup kita menjadi Luar Biasa.

Bangun pagi membuat badan lebih segar dan produktifitas kita menjadi lebih baik. Ketenangan pagi hari membuat kita bisa merencanakan kegiatan hari itu dengan lebih baik. Persiapan pun bisa dilakukan lebih matang. Anda bisa pergi kerja lebih pagi sehingga terhindar dari kemacetan, sehingga lebih hemat bahan bakar. Bahkan anda punya waktu untuk berjalan kaki atau bersepeda menuju tempat kerja jika jaraknya tidak terlalu jauh.

Berdasarkan sebuah riset ternyata Penyebab utama kerusakan hati adalah tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang. Sebab jadwal kerja tubuh manusia adalah:

  1. Malam hari pk 21.00 – 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun( de-toxin) dibagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan.
  2. Malam hari pk 23.00 – dini hari 01.00 : saat proses de-toxin dibagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
  3. Dini hari 01.00 – 03.00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
  4. Dini hari 03.00 – 05.00: de-toxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.
  5. Pagi pk 05.00 – 07.00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar.
  6. Pagi pk 07.00 – 09.00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30. Makan pagi sebelum pk 07.30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

Tidur lebih awal dan bangun lebih pagi membuat kualitas hidup Anda menjadi Luar Biasa !
sumber : andriewongso

Continue Reading

Artikel Motivasi – Mulailah Menjadi Pribadi Dengan Kualitas yang Kau Impikan Itu

MARIO TEGUH SUPER NOTE
MERAMALKAN KEBERHASILAN

Bagian Kedua

………..

Sahabat saya yang sedang menjadikan dirinya bernilai bagi keluarga dan masyarakat, bacalah ini seperti Anda mengatakannya kepada seorang adik yang masih muda, “Adikku yang hatinya jujur dan tegas berpihak kepada yang penting bagi hidupnya, ijinkan aku mengulangi sedikit yang telah kukatakan tadi, bahwa dia yang lebih berfokus pada kesulitan, hanya akan melakukan yang paling mudah. Padahal, tidak ada hal yang bernilai dan langgeng yang bisa dicapai dengan mengutamakan yang mudah-mudah saja.

Tetapi engkau lain.
Karena engkau menginginkan keberhasilan, engkau melihat kesulitan sebagai tanda bahwa engkau harus menambahkan lebih banyak kesungguhan dalam kerjamu. Sehingga sebetulnya, bagi engkau yang melebihkan kesungguhan – tidak ada kesulitan.

Karena, singkatnya;
Kesulitan adalah perintah untuk menambahkan kesungguhan.

Dan ingatlah ini, bahwa

Jika keberhasilan belum menemuimu pada kesempatan pertama, engkau harus menerima kegagalan sebagai keberhasilan yang tertunda.

Maka,
Bersikap wajar-lah dalam menghadapi kegagalan, yang akan menjadi keberhasilan, segera setelah engkau memperbaiki cara-caramu. Berpikirlah jernih dalam menghadapi tertundanya keberhasilan dari upayamu. Berpikirlah jernih, karena kekalutan pikiran adalah hal terakhir yang kau butuhkan untuk keluar dari kesulitanmu. Berpikirlah jernih, karena kejernihan pikiranmu-lah yang berpihak kepada keberhasilanmu.

  1. Apakah tidak kau sadari bahwa untuk setiap menit yang kau gunakan untuk marah, memprotes, mengasihani diri, dan melihat diri sebagai korban, … engkau telah membuang 60 detik untuk memperbaiki kesiapanmu untuk mengulangi upaya pencapaian keberhasilanmu?
  2. Tidakkah engkau melihat dengan jelas, bahwa pada suatu titik, upaya keberhasilanmu itu menjadi kontes keras-keras-an kepala antara kemauan-mu dengan kegagalan-mu?

Tinggal sekarang siapa yang lebih keras kepala. Engkau atau kegagalan-mu.

Mungkin engkau merasa aku sedikit melucu di sini, tetapi perhatikanlah bahwa kakak-kakak mu yang hidupnya sejahtera, berbahagia, dan namanya disebut-sebut dalam pergaulan-pergaulan mulia itu – adalah mereka yang lebih keras kepala dalam menghadapi kegagalan.

Maka,

  1. Keras-kepala-lah untuk kebaikan.
  2. Membantah-lah, protes-lah, tolak-lah, ngeyel-lah, membangkang-lah, dan sangat berkeras-kepala-lah – jika itu adalah untuk keberhasilan mu.
  3. Janganlah engkau bersikap keras kepala untuk menolak anjuran dan nasehat baik.
  4. Janganlah engkau berlaku keras kepala, dan menolak cara-cara baru yang akan mengeluarkan dirimu dari kesulitan.
  5. Janganlah engkau berkeras kepala mempertahankan cara-caramu yang usang, yang hanya menjadikanmu ahli kritik dan protes, tetapi yang hidupnya sendiri sulit.

Tidakkah engkau pernah bertanya kepada dirimu sendiri, jika engkau demikian benar, mengapakah hidupmu belum baik? Jika engkau sulit menerima nasehat baik, sebetulnya nasehat seperti apakah yang sekarang sedang kau yakini untuk melemahkan hidupmu sendiri?

Tuluskanlah hati baikmu, dan Berpihaklah kepada yang membahagiakanmu. Keras kepala-lah untuk kebaikan mu.

Adikku yang dititipkan ibumu kepada ibuku, agar aku melebihkan perhatianku bagi kebahagiaanmu, ketahuilah bahwa Kesetiaanmu untuk memenangkan kebaikan hidupmu adalah pengukur kesetiaanmu kepada Tuhan. Karena jika engkau ingin menggembirakan Tuhan, gembirakanlah Dia dengan menjadikan dirimu insan kebanggaan Tuhan, yaitu insan yang berbuat baik, yang menyembah Tuhan, yang menasehatkan kebenaran, dan yang menasehatkan kesabaran. Jika itu yang kau lakukan, tidak akan ada waktu dalam hidupmu yang melihat kerugian mu.

Adikku yang hatinya sudah sangat siap bagi kebesaran hidupnya, perhatikanlah ini;
Jika engkau berbicara sangat serius, engkau memulainya dengan “Demi Tuhan, …”
Dan jika Tuhan ingin engkau mengetahui bahwa Beliau serius mengenai pengertian baikmu mengenai kemenangan hidupmu, Tuhan memulainya dengan “Demi masa, …”

Waktu adalah waktu, tetapi masa adalah waktu yang di dalamnya terjadi sesuatu. Sehingga engkau hanya akan menjadi sesuatu, jika engkau mengisi waktu mu dengan menjadikan sesuatu.

  1. Jika engkau ingin menjadi pribadi yang bernilai, maka isilah waktumu dengan pekerjaan yang bernilai.
  2. Jika engkau ingin menjadi pribadi yang hidupnya sejahtera, apakah yang kau lakukan dalam waktumu itu – yang membantu orang lain mencapai kesejahteraan mereka?
  3. Jika engkau ingin menjadi pribadi yang bebas dari kesedihan, apakah yang kau isikan dalam waktumu sebagai pelayanan yang mengobati luka hati saudaramu yang belum mudah hidupnya?
  4. Jika engkau demikian merindukan kebahagiaan, apakah yang kau lakukan dalam keseharianmu untuk membahagiakan jiwa-jiwa yang terdekat denganmu?

Adikku yang hatinya ranum bagi kemuliaan,
Agar engkau bisa disebut ADA dalam kehidupan ini, Tuhan memberi mu waktu.

Tetapi,
Jika engkau ingin bisa disebut HIDUP, engkau harus mengisi waktu mu dengan kehidupan.

Hidup ini untuk hidup.
Engkau disebut hidup, karena engkau tumbuh. Jika engkau menolak untuk memperbarui diri, engkau tidak ada bedanya dengan mereka yang tidak tumbuh. Dan orang yang tidak tumbuh, hanyalah sebetulnya menghabiskan waktu, dan yang tidak akan ada bedanya dia pernah ada atau tidak.

Adikku yang hatinya sangat baik,

  1. Apakah engkau merasa Tuhan sedang menyentuh hatimu?
  2. Apakah engkau merasa sedang disuruh mengerti sesuatu yang penting bagimu?
  3. Apakah engkau merasa sedang dilembutkan hatimu?
  4. Apakah engkau merasa ingin menyandarkan kepalamu dan menenggelamkan tubuhmu yang letih itu kedalam pelukan Tuhan yang sangat menyayangimu?
  5. Apakah engkau ingin melaporkan semua kesulitan dan kesedihanmu kepada Tuhan?
  6. Apakah engkau merasa bahwa – sekarang,
    saat engkau menyebut nama Tuhan dengan penuh kasih,
    engkau merasa panggilan mesramu kepada Tuhan bergema lembut di dadamu – karena serasa wajah Tuhan berada sangat dekat dengan pipimu, dan karenanya udara yang kau hirup merasuki sukma mu beraroma kesurgaan yang lembut dan disucikan dengan kasih sayang-Nya.

Tidakkah engkau merasa bahwa engkau sangat disayangi Tuhan?
Maka menangislah dengan jujur.

Tuhan-mu mengetahui semua yang kau sembunyikan. Tuhan mengetahui bahkan pengakuan-pengakuan rahasia di hatimu bahwa engkau belum sepenuhnya berlaku sebaik yang diharapkan-Nya.

Tetapi, jika Tuhan bukan tempat mu untuk mencurahkan semua rahasia hatimu, dan bukan muara bagi semua penyesalanmu, untuk apakah Beliau diseru sebagai Tuhan Yang Maha Pemaaf?

Adikku, sekarang … cobalah untuk membuktikan sifat-sifat kemuliaan Tuhan yang sangat mengasihi mu itu, cobalah untuk mengakui semua kelalaian mu, termasuk semua kesengajaan mu dalam menelantarkan kebaikan bagi diri mu dan bagi mereka yang seharusnya kau bahagiakan.

  1. Mengaku saja-lah.
    Cobalah kesediaan Tuhan untuk mendengarkan mu.
  2. Curahkanlah semua keluhan dan protes mu.
    Cobalah kesediaan Tuhan untuk mengerti mu.
  3. Meratap dan menangislah.
    Cobalah keluasan dan kelembutan kasih sayang Tuhan kepada mu.
  4. Mohon maaf dan mintalah ampunan.
    Cobalah keikhlasan Tuhan untuk memaafkan mu.

Lalu,
diam-lah …, menyerah-lah …, dan patuh-lah
dan perlahan engkau akan merasa bahwa ada sesuatu yang menjadi lebih baik dalam diri mu. Ada sesuatu yang membaik dalam pikiranmu, ada sesuatu yang membaik dalam hatimu, dan ada yang kau rasakan lebih baik dalam hidupmu.

Sambutlah perasaan kesurgaan itu dengan wajah terindah mu.

Tundukkanlah wajahmu dalam seindah-indahnya sujud.

Serahkanlah keseluruhan impian, keinginan, rencana, dan nafsu mu, … seluruhnya kepada Tuhan.

Serahkanlah semua keraguan dan ketakutanmu, … seluruhnya kepada Tuhan.

  1. Jika Tuhan berbahagia dengan ketulusan penyerahan dirimu, apakah yang tidak akan dilakukan-Nya untukmu?
  2. Jika engkau sepenuhnya berserah kepada Tuhan, Dia akan mencukupkan sekecil-kecilnya kemampuanmu, untuk mencapai sebesar-besarnya impianmu.
  3. Jika engkau ikhlas hanya berharap kepada Tuhan, Dia akan mencukupkan satu hari bagimu, untuk mencapai hasil dari perniagaan yang dikerjakan oleh 1000 orang dalam 1000 hari.

Adikku yang sangat cerdas pikirannya dan yang sangat lembut hatinya,

  1. Jika engkau mengharapkan kesejahteraan, mengapakah engkau tidak merindukan waktu-waktu dalam hari mu saat engkau bermanja-manja dengan Tuhan yang tidak terbatas kekayaan-Nya?
  2. Jika engkau merindukan kebahagiaan, mengapakah engkau tidak sering-sering berbincang dengan Tuhan yang tidak terbatas kasih sayang-Nya?
  3. Jika engkau menginginkan kehidupan yang indah, mengapakah engkau tidak menyediakan diri dan perilaku mu sebagai pemandangan yang indah bagi Tuhan Yang Maha Melihat?
  4. Jika engkau ingin dipercayai untuk memimpin dengan kebesaran dan kemuliaan, mengapakah engkau tidak memulai untuk menjadi pribadi yang bisa dipercaya dan amanah dalam pekerjaanmu hari ini?

Mulailah menjadi pribadi dengan kualitas yang kau impikan itu. Ingatlah ini, adikku yang sedang disiapkan bagi kebesaran, bahwa

Penyesalan-penyesalan besar dalam hidupmu, bukanlah karena engkau lambat menyelesaikan, tetapi karena engkau lambat memulai. Karena hidup ini adalah terutama tentang kebaikan hidupmu, bersegeralah dalam kebaikan.

Dan itu semua, karena engkau sangat disayangi Tuhan.

………..

Sahabat Indonesia yang super,
Marilah kita menjadi pribadi-pribadi baik yang bekerja keras membangun kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga kita. Marilah kita saling ikhlas bekerja membantu penyejahteraan saudara-saudara kita yang masih lemah dan kekurangan, dan yang masih rentan diperlakukan tidak adil. Kita tidak mungkin melihat Indonesia menjadi negara yang damai dan sejahtera, jika bukan kita yang bekerja keras untuk menjadikan bangsa kita bangsa yang jujur. Dari pribadi-pribadi jujur-lah terbangun masyarakat yang jujur, dan dari masyarakat yang jujur inilah nanti terpilih para pemimpin yang amanah. Janganlah menunggu dipimpin untuk memajukan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan. Perintah untuk itu ditujukan kepada setiap jiwa kita, agar kita menjadi pemimpin yang memuliakan diri dan keluarga kita terlebih dahulu.

Karena, Tidak ada keberhasilan yang utuh tanpa kebahagiaan keluarga. Mudah-mudahan Tuhan menguatkan kita untuk mencapai sebesar-besarnya impian kita bagi kemuliaan kehidupan kita bersama. Marilah kita tetap bersaudara dan bersahabat dalam kebenaran dan kesabaran. Mohon disampaikan salam sayang untuk keluarga Anda tercinta, dari Ibu Linna dan saya.

Terima kasih atas ijin untuk melayani Anda.
Loving you all as always,

Mario Teguh

Continue Reading

Artikel Motivasi – Keberhasilan Bukanlah Untuk Diramalkan, Tetapi Untuk Dibangun

MARIO TEGUH SUPER NOTE
MERAMALKAN KEBERHASILAN

(Bagian Pertama)

………..

Sahabat saya yang hatinya baik,
yang memangku peran penting sebagai pribadi super Indonesia,

“Keberhasilan bukanlah untuk diramalkan, tetapi untuk dibangun.”


Kita seolah bisa meramalkan siapa di antara para sahabat kita yang akan mencapai kecemerlangan hidup, dengan memperhatikan setidaknya tiga hal berikut ini;

  1. Apakah dia memiliki ketertarikan yang kuat kepada sesuatu yang berguna.
  2. Apakah dia mengupayakan kemampuan terbaik untuk melakukan yang paling menarik baginya itu, dan
  3. Apakah dia menuangkan keseluruhan jiwanya untuk menjadikan yang dilakukannya sebagai keuntungan bagi orang lain.

Sahabat saya yang hatinya ranum bagi kemuliaan,
Anda adalah pribadi yang memiliki semua potensi untuk diutamakan dalam kehidupan ini, yakinilah ini, dan jadikanlah salah satu tema utama dalam keyakinan bicara Anda, bahwa kendaraan menuju keberhasilan adalah kerja keras.

Mereka yang menolak untuk bekerja keras, karena telah menemukan konsep bekerja cerdas – masih akan tetap diharuskan untuk bekerja keras dalam kecerdasannya. Lalu, kerja keras itu membutuhkan tenaga untuk bergerak maju, dan itu yang kita sebut kesungguhan. Hanya memiliki semangat saja, tidak-lah cukup, karena kesungguhan adalah pembuktian dalam tindakan – dari sebuah ketertarikan yang kuat untuk berhasil.

Sedangkan yang kita sebut semangat, adalah sebetulnya kepingan-kepingan bara kemauan yang kita sisipkan pada setiap celah dalam kerja keras kita, untuk mencegah masuknya perasaan-perasaan lemah dan ketertarikan-ketertarikan yang menjauhkan kita dari pekerjaan yang memuliakan kita dan mereka yang kita layani.

Sahabat saya yang super,
Tetapkanlah pandangan Anda kepada kemungkinan-kemungkinan baik yang menjadi hadiah bagi kerja keras Anda. Dunia ini penuh dengan kemungkinan bagi tercapainya kebintangan dalam hidup, bagi kita semua, dan terutama bagi Anda yang perannya mulia.

Satu-satunya tempat yang bisa kosong dari kemungkinan keberhasilan adalah pikiran kita. Maka, peliharalah kesehatan dari pikiran Anda.

Janganlah berlaku seperti orang yang menggunakan pengalaman kegagalan, baik dari dirinya dan dari pengalaman orang lain – untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa keberhasilan itu tidak mungkin baginya.

Terbalik dari yang menjadi sikap harian para bintang – yang menjaga ketertarikan yang tinggi kepada keberhasilan; orang yang berjalan mengambang itu menyerahkan nasibnya kepada apa pun yang diputuskan oleh orang lain.

Dalam nanar kesadarannya, dengan malas dia berharap bahwa alam akan salah menghitung; sehingga alam akan menghadiahkan kecemerlangan hidup kepada orang yang melemahkan hati-nya, yang mengkerdilkan pikirannya, yang hanya melakukan sesuatu bila diperintahkan, dan yang bila melakukan – dia akan melakukan yang sesedikit mungkin.

Orang seperti itu – tidak mati, tetapi tidak benar-benar hidup.

Ketertarikan untuk berhasil adalah kekuatan dan bakat yang Anda perlukan untuk mencapai kepantasan sebagai seorang bintang. Ketertarikan yang kuat untuk berhasil, membuat Anda melihat banyak kesempatan untuk mencapai keberhasilan, bahkan kesempatan-kesempatan yang tidak dilihat oleh orang lain.

Dia yang mensyaratkan bahwa segala sesuatu harus menjadi mudah lebih dahulu baginya – sebelum dia bersedia untuk bekerja, tidak akan melihat kesempatan besar yang bahkan mungkin berdiri tegap di balik sebuah kesulitan kecil.

Karena Anda cepat melihat kesempatan dan selalu mengupayakan penyelesaian terbaik dari apa pun yang Anda hadapi,
Anda akan tampil sangat berbakat.

Tetapi,
Dia yang lebih berfokus pada kesulitan, hanya akan melakukan yang paling mudah.

Sedangkan bagi Anda yang menginginkan keberhasilan,
sebuah kesulitan hanyalah tanda bahwa Anda harus menambahkan lebih banyak kesungguhan dalam kerja Anda .

Itu saja.

Terima kasih atas ijin untuk melayani Anda.

Salam super,

Mario Teguh

Continue Reading

Keberhasilan Bukanlah Untuk Diramalkan, Tetapi Untuk Dibangun

Keberhasilan
Keberhasilan adalah untuk dibangun

MARIO TEGUH SUPER NOTE
MERAMALKAN KEBERHASILAN

(Bagian Pertama)

………..

Sahabat saya yang hatinya baik,
yang memangku peran penting sebagai pribadi super Indonesia,

“Keberhasilan bukanlah untuk diramalkan, tetapi untuk dibangun.”

Kita seolah bisa meramalkan siapa di antara para sahabat kita yang akan mencapai kecemerlangan hidup, dengan memperhatikan setidaknya tiga hal berikut ini;

  1. Apakah dia memiliki ketertarikan yang kuat kepada sesuatu yang berguna.
  2. Apakah dia mengupayakan kemampuan terbaik untuk melakukan yang paling menarik baginya itu, dan
  3. Apakah dia menuangkan keseluruhan jiwanya untuk menjadikan yang dilakukannya sebagai keuntungan bagi orang lain.

Sahabat saya yang hatinya ranum bagi kemuliaan,
Anda adalah pribadi yang memiliki semua potensi untuk diutamakan dalam kehidupan ini, yakinilah ini, dan jadikanlah salah satu tema utama dalam keyakinan bicara Anda, bahwa kendaraan menuju keberhasilan adalah kerja keras.

Mereka yang menolak untuk bekerja keras, karena telah menemukan konsep bekerja cerdas – masih akan tetap diharuskan untuk bekerja keras dalam kecerdasannya. Lalu, kerja keras itu membutuhkan tenaga untuk bergerak maju, dan itu yang kita sebut kesungguhan. Hanya memiliki semangat saja, tidak-lah cukup, karena kesungguhan adalah pembuktian dalam tindakan – dari sebuah ketertarikan yang kuat untuk berhasil.

Sedangkan yang kita sebut semangat, adalah sebetulnya kepingan-kepingan bara kemauan yang kita sisipkan pada setiap celah dalam kerja keras kita, untuk mencegah masuknya perasaan-perasaan lemah dan ketertarikan-ketertarikan yang menjauhkan kita dari pekerjaan yang memuliakan kita dan mereka yang kita layani.

Sahabat saya yang super,
Tetapkanlah pandangan Anda kepada kemungkinan-kemungkinan baik yang menjadi hadiah bagi kerja keras Anda. Dunia ini penuh dengan kemungkinan bagi tercapainya kebintangan dalam hidup, bagi kita semua, dan terutama bagi Anda yang perannya mulia.

Satu-satunya tempat yang bisa kosong dari kemungkinan keberhasilan adalah pikiran kita. Maka, peliharalah kesehatan dari pikiran Anda.

Janganlah berlaku seperti orang yang menggunakan pengalaman kegagalan, baik dari dirinya dan dari pengalaman orang lain – untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa keberhasilan itu tidak mungkin baginya.

Terbalik dari yang menjadi sikap harian para bintang – yang menjaga ketertarikan yang tinggi kepada keberhasilan; orang yang berjalan mengambang itu menyerahkan nasibnya kepada apa pun yang diputuskan oleh orang lain.

Dalam nanar kesadarannya, dengan malas dia berharap bahwa alam akan salah menghitung; sehingga alam akan menghadiahkan kecemerlangan hidup kepada orang yang melemahkan hati-nya, yang mengkerdilkan pikirannya, yang hanya melakukan sesuatu bila diperintahkan, dan yang bila melakukan – dia akan melakukan yang sesedikit mungkin.

Orang seperti itu – tidak mati, tetapi tidak benar-benar hidup.

Ketertarikan untuk berhasil adalah kekuatan dan bakat yang Anda perlukan untuk mencapai kepantasan sebagai seorang bintang. Ketertarikan yang kuat untuk berhasil, membuat Anda melihat banyak kesempatan untuk mencapai keberhasilan, bahkan kesempatan-kesempatan yang tidak dilihat oleh orang lain.

Dia yang mensyaratkan bahwa segala sesuatu harus menjadi mudah lebih dahulu baginya – sebelum dia bersedia untuk bekerja, tidak akan melihat kesempatan besar yang bahkan mungkin berdiri tegap di balik sebuah kesulitan kecil.

Karena Anda cepat melihat kesempatan dan selalu mengupayakan penyelesaian terbaik dari apa pun yang Anda hadapi,
Anda akan tampil sangat berbakat.

Tetapi,
Dia yang lebih berfokus pada kesulitan, hanya akan melakukan yang paling mudah.

Sedangkan bagi Anda yang menginginkan keberhasilan,
sebuah kesulitan hanyalah tanda bahwa Anda harus menambahkan lebih banyak kesungguhan dalam kerja Anda .

Itu saja.

Terima kasih atas ijin untuk melayani Anda.

Salam super,

Mario Teguh

Continue Reading

Artikel Motivasi – Raihlah Kebahagiaan Abadi

Di dalam agama dan kepercayaan apa pun diajarkan bahwa lebih baik kita menghindari kebahagiaan duniawi guna mencapai kesadaran yang sebenarnya. Tapi di jaman yang penuh dengan kebutuhan material seperti sekarang ini apakah hal tersebut mudah untuk dilaksanakan? Betapa banyaknya godaan ketika kita sedang berpuasa. Itu hanya sebuah puasa yang notabene bisa dihitung jam. Namun bagaimana jika kita berkomitmen untuk menjadi orang yang meninggalkan duniawi untuk menghabiskan masa hidup di dunia?


Sebenarnya musuh semu kita di dunia ini adalah indera. Indera itulah yang berkuasa atas nafsu yang ada dalam diri ini. Namun jika anda telah berhasil untuk mengendalikan kelima indera yang ada di tubuh ini, maka anda adalah orang yang cerdas. Sedangkan manusia yang mau diperbudak oleh inderanya, terjebak oleh kekayaan, kecantikan, kemasyuran sebenarnya adalah manusia bodoh.

Ada sebuah contoh yang bisa kita pakai untuk refleksi diri ketika kita harus berhadapan dengan kepentingan duniawi yang berlebihan. Ada orang bodoh yang tidak tahu bagaimana rasa dari tebu. Dia hanya tahu bahwa tebu itu mirip dengan bambu. Dia memotong semua jenis bambu dari berbagai penjuru dunia dan menikmati bagaimana rasa dari berbagai bambu tersebut. Tapi apa dengan merasakan berbagai bambu bisa mewakili kebutuhannya untuk merasakan manisnya tebu? Tentu saja tidak. Hal inilah yang dinamakan kebodohan semu yang sedang melanda kita semua. Kita dimakan oleh kebodohan duniawi yang terus menerus memancing kita untuk menikmatinya. Padahal kenikmatan surgawi sangatlah sederhana dan mungkin berada di depan mata kita.

Kenikmatan surgawi itu beragam jenisnya. Dengan berusaha untuk mencapai kenikmatan abadi, secara otomatis kita belajar darimana kehidupan itu berasal. Jika anda telah merasakan kenikmatan abadi, percayalah bahwa anda adalah orang yang cerdas. Hal ini dikarenakan anda telah mampu menguasai seluruh indera yang ada di tubuh anda.

Continue Reading

Maknailah Hari Ibu

Tanggal 22 Desember setiap tahunnya mungkin adalah sebuah hari yang mellow dimana kita akan mengenang semua jasa ibu atas kita. Hari ibu hanyalah 1 hari dari keseluruhan 365 hari dalam setahun. Namun apakah cinta kasih seorang ibu hanya diberikan 1 hari untuk kita sebagai anaknya?Dalam 1 hari yang singkat ini kita dituntut untuk membahagiakan sosok ibu yang kita banggakan. Mungkin ada blogger yang beranggapan bahwa ibu adalah manusia yang cerewet, yang selalu ingin masuk ke dalam urusan kita. Tapi apakah anda tahu jika hal itu adalah salah satu bentuk perhatian beliau pada kita? Jika blogger sekalian disini tidak mempunyai ibu, apakah ada orang lain yang sanggup menggantikan beliau?


Mari kita renungkan sejenak, rasakan sebentar pelukan ibu yang hangat. Rasakan ibu ada di dekat anda dan membelai rambut anda saat tertidur. Resapi dan hayati betapa lembut belaiannya. Semua itu hanya beliau berikan untuk anda sebagai anaknya. Ketika anda tidak bisa tertidur di malam hari, sosok ibulah yang menemani anda dan menghibur anda. Ketika anda sakit, sosok ibu pula-lah yang rela meninggalkan tidurnya hanya untuk memberikan kehangatan yang sempurna.

Sekarang anda telah tumbuh dewasa dan mulai meninggalkan masa kanak-kanak. Semua mainan anda semasa kecil telah anda sepelekan termasuk ibu anda. Anda menghardiknya ketika Ia tidak sependapat dengan anda. Anda meninggalkannya ketika Ia butuh senyuman hangat anak kebanggaannya. Tapi apa yang bisa anda banggakan kepada ibu anda? apa yang bisa anda berikan untuk sosok ibu yang hampir seumur hidupnya memikirkan anda? Ketika anda berpikir untuk mencari sebuah hiburan di luar rumah, pernahkah anda memikirkan ibu di rumah? Beliau adalah sosok yang tegar, melepaskan anaknya untuk mencari kebahagiaan yang abadi.


Sekarang anda telah berkeluarga dan telah memiliki teman hidup baru yang pasti anda sayangi. Apakah rasa sayang ibu anda berkurang meski anda telah memiliki jiwa baru? Tidak, jawabnya tidak. Keriput yang ada di wajah beliau tidak hadir secara percuma. Separuh jiwanya telah dia korbankan untuk anda dan kini anda telah menemukan sebuah dunia baru. Rasa sayang ibu tak akan luntur seiring bergantinya waktu. Meski menjelang ajal, beliau akan tetap memikirkan senyuman, dan kebahagiaan anda.


Mari saudara blogger, kita posisikan diri ini sebagai jiwa anak yang berbakti pada orang tua khususnya ibu. Ibu adalah sosok Tuhan yang turun ke dunia hanya untuk menyelamatkan jiwa anda. Oleh karena itu, sayangi ibu anda, peluklah ibu anda agar bebannya untuk memikirkan anda telah berkurang.

Selamat Hari Ibu.

Continue Reading