Fakta Tentang Kalsium

Kalsium sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tapi tahukah Anda beberapa fakta mengenai kalsium?
Kalsium sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tapi tahukah Anda beberapa fakta mengenai kalsium?

Beberapa waktu yang lalu ketika sedang mengayuh sepeda, persendian lutut sebelah kiri rasanya ngilu sekali ketika ditekuk. Mengapa bisa demikian ya? Setelah surfing di dunia maya, ternyata penyebabnya ketahuan 😀 Maka dari itu saya posting artikel ini agar pembaca sekalian tetap memperhatikan konsumsi kalsium dan tidak mengalami kejadian seperti saya. Selamat membaca.

Continue Reading

Tubuh Mudah Lelah (II)

ilustrasi mudah lelah
Ilustrasi Orang Lelah

Anda sering merasakan bahwa tubuh anda terasa lelah serta diselingi dengan menguap kerap terjadi ketika Anda beraktivitas. Bisa jadi, rasa kantuk yang terjadi karena Anda tidak cukup tidur, kurang energi, atau bahkan mengidap penyakit seperti anemia. Berikut ini adalah lanjutan dari 7 penyebab rasa lelah dan kiat-kiat dalam mengatasinya (halaman sebelumnya):

Continue Reading

Tubuh Mudah Lelah (I)

ilustrasi mudah lelah
Ilustrasi Orang Lelah

Anda sering merasakan bahwa tubuh anda terasa lelah serta diselingi dengan menguap kerap terjadi ketika Anda beraktivitas. Bisa jadi, rasa kantuk yang terjadi karena Anda tidak cukup tidur, kurang energi, atau bahkan mengidap penyakit seperti anemia. Berikut ini adalah 14 penyebab rasa lelah dan kiat-kiat dalam mengatasinya:

Continue Reading

Seperti Apa Visi Menulis Anda?

Writing illustration

Kalau seseorang serius berkarier di suatu bidang, ia harus memiliki visi. Visi adalah gambaran masa depan ke mana seseorang akan menuju. Visi akan memberikan kegairahan sekaligus arah ke mana langkah mesti diayunkan. Visi apakah yang relevan dalam hal penulisan Anda?

Mungkin Anda memiliki visi menjadi salah satu penulis terkenal di negeri ini, bahkan dunia. Setelah menggambarkan visi itu secara jelas di sebuah kertas, barulah Anda tetapkan langkah-langkah untuk pencapaiannya. Mungkin Anda segera menemukan hal-hal tertentu yang akan Anda lakukan selama setahun ke depan. Pastikanlah agar visi dan rencana Anda itu tertulis. Bila perlu beri bingkai dan letakkan dia pada tempat strategis sehingga dengan mudah Anda membacanya setiap hari seraya menenggelamkan visi itu ke dalam bawah sadar Anda.

Membuat visi bagaikan membuat istana yang menggantung di udara. “Jika telah membangun istana yang menggantung di udara, upaya Anda itu tidak akan sia-sia; tinggal buat saja fondasi di bawahnya,”ujar Hery David Thoreau. Nah, fondasi seperti apa yang Anda susun itu? Fondasi itu tiada lain adalah sederet rencana Anda untuk mencapai visi besar Anda. Rencana itu membawa Anda lebih dekat dan lebih dekat lagi dengan visi besar Anda bersamaan dengan berjalannya waktu. Rencana-rencana Anda adalah anak tangga untuk mencapai visi Anda. Pertanyaannya sekarang, sudahkah rencana itu ada? Tidakkah di antara kita masih menganut paham sekadar menulis dan mengandalkan mood saja? Jika Anda sudah siap menyusun rencana, saya ingin berikan Anda beberapa alternatif rencana di bidang tulis-menulis, baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan penulisan, yang saya susun secara acak.

  1. Menulis setiap hari, minimal 30 menit.
  2. Membaca minimal 2 buah buku setiap bulan.
  3. Membaca koran setiap hari.
  4. Berselancar di internet untuk mendapatkan informasi terbaru.
  5. Mendengarkan CD motivasi diri yang berguna.
  6. Pergi ke luar kota, menginap di suatu tempat yang tenang untuk menulis.
  7. Rajin mengikuti diskusi dan seminar yang berguna.
  8. Berolah raga minimal 3 kali seminggu.
  9. Minum air bersih 2 liter per hari.
  10. Memberikan hadiah kepada diri sendiri setiap kali menyelesaikan sebuah artikel.
  11. Berguru kepada para penulis/pengarang sukses.
  12. Membaca biografi pengarang terkenal.
  13. Belajar lebih banyak dan lebih baik dari alam.
  14. Kembali ke kampus untuk kuliah komunikasi atau mengikuti kursus menulis.
  15. Membantu para penulis yunior sehingga bisa lebih cepat berhasil menemukan jalannya.
  16. Menjadi diri sendiri dalam karier penulisan.
  17. Membuka kursus karang-mengarang.
  18. Membuat naskah buku 3 judul per tahun.
  19. Mendirikan koran/majalah.
  20. Menjadi pemimpin redaksi/editor sebuah media terkenal.
  21. Menyumbangkan sebagian dari hasil menulis saya kepada yayasan yatim-piatu.
  22. Menjalani kehidupan dengan gembira.
  23. Menyumbangkan sebagian buku-buku karya sendiri ke perpustakaan dan pusat dokumentasi.
  24. Pantang mundur sebelum kesuksesan itu tercapai.
  25. Menjaga agar tetap rendah hati dan mau belajar dan mendengar.

Ke dua-puluh-lima contoh di atas hanya penggugah Anda untuk menemukan rencana-rencana pencapaian Anda sendiri. Silakan Anda temukan rencana apa yang menurut Anda terbaik untuk mencapai visi besar Anda sebagai penulis yang sukses.

Yakini dan percayai bahwa visi tersebut dapat Anda wujudkan. “Jika Anda percaya kepada visi Anda, berbagai cara untuk mencapainya seakan bersatu padu untuk mendukungnya,” ujar Jack Canfield. Maka, yakini visi Anda, susun rencana, dan berjuanglah untuk mencapainya.

Penulis : I Ketut Suweca

Sumber : kompasiana

Continue Reading

Ayo Cegah Perkembangan Ulat Bulu

Ilustrasi Ulat Bulu

Ulat bulu? Bentuknya memang lucu sih. Tapi kalo sampai hinggap di tubuh kita bagaimana jadinya? Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Ipih Ruyani sempat mengeluarkan 4 cara jitu agar perkembangan ulat bulu melambat. Cara yang bisa kita lakukan yakni :

  1. Lakukanlah pengamatan populasi ulat bulu pada permukaan daun bagian bawah sehingga bisa diketahui sedini mungkin apabila perkembangan ulat bulu meningkat. Pengamatan bisa dilakukan dua minggu sekali.
  2. Terkait sanitasi. Kalau ada pohon-pohon, jangan sampai daun-daun keringnya menumpuk karena bisa menjadikan tempat lebih lembap dan mempercepat ulat berkembang biak.
  3. Lakukan pemusnahan telur dan pupa atau kepompong. Cara ini akan memutuskan siklus metamorfosis menjadi ulat bulu. Apabila sudah menjadi kupu-kupu maka kumpulkan lalu dibakar.
  4. Penyemprotan insektisida yang efektif dilakukan secara massal dan serentak.

O iya, dampak yang diakibatkan ulat bulu dasarnya ringan. Mungkin cuma gatal-gatal di kulit. Nah, untuk mencegah gatal-gatal itu disarankan agar menghindari kontak langsung dengan ulat bulu. Selain itu, jangan lupa cuci tangan setelah beraktivitas serta tutup makanan/ minuman. Kalau memang sakitnya parah, langsung saja ke puskesmas terdekat. Saya yakin Anda akan mendapat pengobatan gratis karena Menkes mengeluarkan kebijakan demikian terkait wabah ulat bulu sekarang ini.Ayo kita peduli lingkungan dan kesehatan agar wabah ulat bulu ini cepat berlalu.

Continue Reading

Tips Sehat dan Hemat ala Anak Kos

hemat uang ala anak kos
Berhemat pangkal kaya

Mayoritas anak kos / remaja yang hidup jauh dari orang tua akan kehabisan uang sebelum waktunya. Saya pun sering mengalami hal ini. Tapi itu dulu. Ada beberapa hal yang saya lakukan dengan konsisten agar simpanan uang tetap aman. Berikut ini beberapa tips yang saya laksanakan hingga menghasilkan tulisan ini.

Rencanakan pengeluaran

Langkah yang saya gunakan agar simpanan uang tetap selamat hingga akhir bulan (saya dikirimi uang pada awal bulan) ya dengan mengatur pengeluaran. Jika dalam 1 bulan Anda diberi jatah sebanyak 1 bagian, pastikan hitung dulu ada berapa hari lagi hingga kiriman datang. Jika 30 hari lagi, maka bagi uang dengan 30. Sebagai referensi, saya membagi pengeluaran menjadi beberapa minggu dalam 1 bulan. Jadi, jika ada 4 minggu dalam 1 bulan berarti saya harus membagi uang kiriman orang tua menjadi 4 bagian. Saran saya, bedakan antara pengeluaran tetap dengan pengeluaran tidak tetap. Pengeluaran tetap itu misalnya, untuk pembelian bahan bakar kendaraan, pembayaran jasa kos, dll. Jangan sampai pengeluaran tetap dikorbankan untuk kepentingan yang sekunder, dan bahkan tersier.

Masaklah nasi sendiri

Ada beberapa tempat kos yang melarang penghuninya untuk membawa perangkat listrik seperti magic jar (alat untuk menanak dan menghangatkan nasi). Ada juga yang memberikan biaya tambahan ketika penghuninya membawa magic jar. Namun, hal itu yang perlu menjadi pertimbangan Anda untuk memilih tempat kos yang mengijinkan dan bahkan meng-gratiskan penghuninya untuk membawa perangkat tambahan (magic jar). Saya setiap minggu menghabiskan 2kg nasi untuk 3x makan setiap hari. Jika dihitung, 1kg nasi mungkin seharga Rp 7.000,00. Untuk 2kg berarti Rp 14.000,00 kan? Jika Anda ingin memasak nasi sendiri, pastikan biaya pembelian beras dijadikan pengeluaran tetap.

Beli lauk pauk saja

Memasak nasi sudah dilakukan sendiri, sekarang waktunya membahas lauk pauk. Belilah lauk pauk yang bergizi dan murah tentunya. Jangan pula terpancing untuk membeli yang murah, tapi mengorbankan kesehatan Anda. Saran saya, hanya beli lauk pauk di tempat langganan Anda. Mengapa demikian? Karena bisa jadi akan ada porsi tambahan dan pelayanan khusus untuk pelanggannya. Saya sudah mengalami hal ini. Ketika datang ke warung langganan, orang yang bekerja disana langsung mengambil plastik bungkus makanan dan menanyakan, “Mau bungkus lauk apa mas?” Hehe.. O iya, jangan beli lauk pauk yang sama setiap hari karena tubuh perlu variasi nutrisi.

Cuci pakaian sendiri

Banyak anak kos tidak mencuci baju mereka sendiri. Entah karena malas, gengsi, atau alasan lainnya. Padahal, jika dihitung-hitung, pengeluaran untuk jasa laundry juga menguras jatah bulanan saya. Maka dari itu, saya memilih untuk mencuci baju sendiri. Jika Anda memilih untuk mencuci baju menggunakan jasa laundry, pasti selalu terpikir paket murah yang ditawarkan oleh mereka (jasa laundry). Paket murah biasanya diukur berdasarkan massa pakaian yang akan dicuci. Nah, jika pakaian Anda belum memenuhi kuota, apa Anda mau membawanya ke laundry? Jawabannya pasti tidak karena “nanggung banget”. Akibatnya pakaian kotor akan tertumpuk di kamar kos dan tentunya kamar jadi berbau tidak enak. Itulah kelebihan mencuci baju sendiri. Anda bisa mencuci kapan saja, dengan jumlah sedikit / banyak, dan juga tanpa ada ketakutan kehilangan pakaian ketika di-laundry.

Konversi kendaraan bermotor ke non-motor

Langkah terakhir yang sudah saya laksanakan adalah dengan bersepeda ke kampus (Bike to Campus). Jika jarak kampus / sekolah dari tempat kos tidak jauh, jalan kaki saja juga cukup. Dengan begitu, Anda sudah menghemat biaya untuk membeli bensin sekaligus menyelamatkan bumi dari kelebihan kadar gas buang kendaraan bermotor.

Nah, langkah di atas dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang anak kos. Ingat, jauh dari orang tua berarti belajar untuk menjadi lebih mandiri. Jika Anda masih menggantungkan hidup kepada orang tua, tidak ada gunanya Anda hidup sebagai anak kos.

Terima kasih. Anom Harya.

Continue Reading