Belajar Menggunakan Pedal Cleat / Clipless

 

http://www.wallingfordbike.com/blog/bid/173574/Why-choose-Clipless-Pedals-and-Cycling-Shoes

Pedal cleat dan sepatu cleat

Dalam beberapa waktu belakangan terdapat peningkatan jumlah pemakaian pedal cleat pada beberapa kawan di komunitas Gowes Jelajah. Hal ini tentunya dapat mempengaruhi trend bersepeda di kalangan (komunitas) kami. Bagi yang penasaran dan ingin memakai pedal cleat tentu harus melakukan beberapa penyesuaian yang akan saya bahas dalam artikel ini.

Pedal Cleat dan Sepatu

Hal pertama yang harus dipenuhi tentu pedal cleat dan sepatunya. Ada banyak pedal cleat dan sepatu cleat yang dijual di pasaran. Pastikan sepatu Anda dibuat khusus untuk pedal cleat dan disarankan sesuai dengan peruntukannya (Sepatu road bike untuk pedal cleat road bike, sepatu MTB untuk pedal cleat MTB)

Skill #1: Clipping In dan Clipping Out

Saya sudah menggunakan pedal cleat lebih dari setahun untuk ber-All Mountain ria. Banyak mindset bahwa menggunakan pedal cleat sangat berbahaya terutama ketika menghadapi turunan curam. Mungkin mindset tersebut hanya muncul dari orang yang tidak pernah merasakan pedal cleat atau sudah merasakannya dan trauma untuk menggunakannya kembali karena pernah mengalami hal buruk.

Jika ingin mencoba pedal cleat, pastikan Anda berani terlebih dulu untuk menggunakannya. Langkah kedua adalah dengan belajar teknik memasang dan melepas sepatu dari pedal cleat. Hal berikut dapat membantu Anda untuk mempelajari penggunaan pedal cleat.

  1. Latihan di lapangan rumput yang luas karena jika terjatuh tak akan sesakit ketika terjatuh di medan berbatu.
  2. Tempatkan bagian depan pelat metal pada pedal. Mungkin butuh waktu lebih lama untuk menempatkan pelat pada pedal karena butuh kebiasaan. Cara mudahnya, tempatkan pangkal jari kaki pada pedal karena biasanya pelat berada tepat di bawah pangkal jari kaki.
  3. Tekan pelat sehingga bagian belakangnya masuk ke dalam pengait pada pedal. Oke, sekarang pelat sudah menyambung dengan pedal.
  4. Untuk melepasnya, tekan bagian depan kaki ke pedal sambil menggerakkan tumit ke arah luar. Ingat, Pedal tidak akan bisa lepas ketika Anda menariknya ke belakang.
  5. Latih terus beberapa gerakan di atas dengan satu kaki secara bergantian. Jika telah fasih, cobalah untuk latihan melepas pelat pada kedua kaki.

Jika sering dilakukan, lama kelamaan beberapa teknik di atas akan menjadi sesuatu yang bukan hafalan lagi melainkan kebiasaan. Terjatuh saat latihan adalah biasa, yang penting pastikan Anda tidak menyesal untuk belajar menggunakan pedal cleat.




Skill #2: Pedaling in Circles (Memutar Pedal)

Menggunakan pedal cleat tidak hanya sebatas bertujuan agar lebih nempel dengan pedal, melainkan agar dapat meningkatkan efisiensi penggunanya dalam mengayuh. Banyak pengguna pedal cleat tidak mengetahui bagaimana cara menggunakannya agar kayuhan menjadi lebih efisien. Berikut adalah trik yang sudah saya buktikan sendiri dan memang terbukti membuat kayuhan menjadi lebih ringan.

  1. Tekan kaki kanan seperti mengayuh pada umumnya. (tekan ke depan / bawah)
  2. Tarik kaki kiri sama seperti ketika Anda ingin membersihkan bagian sol sepatu (tarik ke belakang / atas)
  3. Lakukan langkah sebaliknya pada kaki kanan dan kaki kiri. Ulangi hingga benar-benar terbiasa.

Jika belum merasakan manfaatnya, cobalah untuk mengayuh menggunakan 1 kaki dengan teknik di atas (menekan dan menarik). Kemudian bandingkan ketika melakukan hal serupa dengan menggunakan pedal flat. Efisiensi mengayuh akan Anda rasakan bukan?

Semoga tulisan di atas bermanfaat untuk menambah wawasan kita dalam menggunakan pedal flat.

Sumber : singletracks.com

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,
Salam gowes dan sukses untuk kita semua.

← Previous Post

Next Post →

5 Comments

  1. Baru mau belajar pake cleat informasinya sangat membantu
    Masih takut tuk dipake di jalan raya 😉

    • Kalo udah menikmati pakai cleat dijamin lebih nyaman daripada pakai pedal flat om. Semoga menikmati pedal cleat ya om 😀

  2. Pertama kali mau nyoba cleats rasanya takut jatuh, tapi dengan baca artikel ini semakin mantap untuk mencobanya.
    Terima kasih telah berbagi ilmu.

  3. Trigunawan

    Terimakasih banyak om anomharya. Tulisannya sangat bermanfaat. Besok pagi kucoba.

Leave a Reply