Memandang Sunrise Gunung Bromo dari Seruni

Melihat Matahari Terbit dari Seruni Bromo
Melihat Matahari Terbit dari Seruni Bromo

Bukan Bromo jika pesonanya habis dimakan waktu. Dengan memiliki area wisata yang begitu luas, tidak heran Bromo dipilih sebagai 10 tempat wisata terbaik di Indonesia. Mayoritas wisatawan datang ke Bromo untuk menikmati momen matahari terbit dan kembali melanjutkan aktivitas wisatanya (di tempat lain) saat tengah hari. Sudah berapa kali Anda datang ke Bromo? Sudah pernah dengar tentang sebuah tempat di Bromo yang bernama Seruni?

Lanjutkan membaca “Memandang Sunrise Gunung Bromo dari Seruni”

Hindari Kerusakan Mata Akibat Abu Vulkanik

Abu vulkanik selain bisa mengganggu pernapasan, dapat juga menimbulkan iritasi selaput lendir mata. Meski tinggal berjauhan dari lokasi letusan, abu vulkanik yang tersapu angin juga bisa menganggu kesehatan mata. Partikel abu vulkanik yang kasar umumnya membuat mata terasa tidak nyaman, bahkan memicu iritasi. Kondisi ini dapat mengganggu penglihatan dan bisa menimbulkan infeksi sekunder pada mata. Gangguan ini akan lebih mudah timbul pada orang yang menggunakan lensa kontak.

Umumnya, gejala yang muncul diawali dengan kondisi seolah-olah ada benda asing di mata, mata terasa nyeri, gatal atau merah, mata terasa lengket, kornea mata lecet atau terdapat goresan, adanya peradangan pada kantung conjuctival yang mengelilingi bola mata sehingga mata menjadi merah, terasa seperti terbakar dan sensitif terhadap cahaya.

Kondisi ini bisa makin parah bila penderita menggosok mata, karena tak tahan dengan rasa gatal yang muncul akibat masuknya benda asing, yang dalam hal ini abu vulkanik.

International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN), Cities and Volcanoes Commission, GNS Sains dan United States Geological Survey (USGS) memberikan panduan untuk mengantisipasi bahaya abu vulkanik. Berikut ini cara meminimalkan iritasi mata akibat abu vulkanik, seperti:

  • Hindari menggosok mata
  • Bila terasa ada benda asing masuk ke mata, dapat dibersihkan dengan jalan mencuci (mengguyur) mata dengan air bersih. Lebih baik lagi bila menggunakan air masak. Kelilipan yang tidak terguyur dibersihkan dengan kapas yang dibasahi dengan air bersih terlebih dahulu. Lakukan secara perlahan agar tidak melukai mata.
  • Selain menggunakan masker, kenakan kacamata surya, setidaknya untuk meminimalkan abu yang langsung masuk ke mata.
  • Khusus pemakai lensa kontak, segera lepas lensa kontak untuk menghindari kerusakan mata permanen dari abrasi kornea.
  • Bila iritasi makin parah segera mencari bantuan medis untuk mengatasinya.


Sumber : googling

Abu Vulkanik (Part I)

Abu vulkanik yang sering disebut juga pasir vulkanik atau jatuhan piroklastik adalah bahan material vulkanik yang disemburkan ke udara saat terjadi suatu letusan gunung berapi, terdiri dari batuan berukuran besar sampai berukuran kecil (halus). Batuan yang berukuran besar (bongkahan batu sampai kerikil) biasanya jatuh disekitar kawah hingga radius 5 – 7 km dari kawah. Sedangkan abu vulkanik yang berukuran halus dapat jatuh pada jarak mencapai ratusan kilometer bahkan ribuan kilometer dari kawah karena dapat terpengaruh oleh adanya hembusan angin. Sebagai contoh letusan G. Krakatau tahun 1883 dapat mengitari bumi berhari-hari. Demikian juga letusan G. Galunggung pada tahun 1982 dapat mencapai Australia.

Partikel abu vulkanik sangat kecil sehingga mudah tertiup angin hingga ribuan kilometer. Yang paling berpotensi merusak tubuh adalah partikel abu terkecil yang mencapai kurang dari 1/100 milimeter. Ini berbahaya karena mudah menembus masker kain dan masuk ke paru-paru.

Seseorang penderita bronkhitis, emfisema dan asma disarankan mengurangi aktivitas di luar ruang karena paparan abu vulkanik bisa memperparah gangguan kesehatan. Jika mengalami iritasi atau sakit di tenggorokan dan paru-paru, pilek, atau mata gatal, sebaiknya segera kembali rumah dan membatasi kegiatan di luar ruang.

Selain partikel berbahaya, abu vulkanik juga berpotensi mengandung gas belerang dioksida dalam kadar rendah. Itulah mengapa ketika mulai mencium aroma belerang, sangat disarankan segera menjauh dari kawasan tersebut.

Sumber : wikipedia dan vivanews