Motret Sunrise di Cangar (Malang)

Sunrise View Brakseng Cangar Malang
Sunrise View of Mount Welirang from Cangar Malang
Sunrise View of Mount Welirang from Cangar Malang

Sudah pernah mendengar Cangar yang terletak di Malang? Apa yang pertama kali Anda pikirkan ketika saya menyebut Cangar? Mungkin pemandian air panas yang pertama kali lewat di pikiran kita semua. Saya tidak heran karena daerah Cangar memang lebih dikenal dengan wisata pemandian air panasnya.

Jika menuju ke Cangar dari arah Kota Batu, kita akan melewati daerah perkebunan apel, kentang, wortel, dan sayuran lainnya. Karena berada di dataran tinggi, dari jalan menuju ke Cangar kita bisa mengabadikan keindahan Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang dari ketinggian. Tidak sedikit pengguna jalan yang menepi beberapa saat untuk mengabadikan momen dengan ber-swafoto. Meski hanya tersisa tepian jalan yang tidak lebar, aktivitas ini cukup aman karena tidak banyak kendaraan yang melintas di jalur menuju ke Cangar.

Sunrise View of Mount Welirang from Brakseng Cangar Malang
Sunrise View of Mount Welirang from Brakseng Cangar Malang

Jika tidak sedang berkabut, akan terlihat asap yang mengepul dari dataran tinggi di sebelah timur daerah Cangar. Beberapa orang yang baru berkunjung ke Cangar mungkin mengira asap dihasilkan dari kebakaran hutan. Jika itu juga perkiraan Anda, saya katakan kurang benar karena asap tersebut dihasilkan oleh belerang yang berada di kawasan Gunung Welirang.

Bagi yang pernah berkunjung atau sekedar melewatinya mungkin tidak mengira bahwa daerah Cangar akan nampak lebih indah saat pagi hari. Momen matahari terbit dapat dinikmati di daerah Cangar yang masih termasuk dalam wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Perbukitan yang dijadikan sebagai lahan perkebunan sayur cukup menarik untuk dijadikan sebagai foreground maupun midground. Jika seluruh bagian lahan perkebunan tampak berwarna seragam, mungkin momen yang kita abadikan menjadi semakin indah. Sayang ketika saya berkunjung masih ada beberapa lahan yang belum ditanami bibit sayur sehingga masih terasa kurang maksimal visualnya.

Karena pandangan ke sebelah timur terhalang Gunung Welirang dan Gunung Arjuno, matahari baru menampakkan diri di atas pukul 06.00 WIB. Momen ketika matahari menampakkan diri dari balik Gunung Arjuno cukup berhasil saya abadikan pagi itu. Momennya tidak lama karena seingat saya berbeda beberapa detik saja sudah membuat perbedaan bentuk sunburst.

Sunrise View Brakseng Cangar Malang
Sunrise View Brakseng Cangar Malang

Bagi yang belum mengerti, sunburst adalah istilah untuk sumber cahaya yang bentuknya mirip bunga ketika difoto. Cara untuk mendapatkannya cukup mudah karena hanya tinggal mengubah angka bukaan (aperture value) menjadi terkecil atau dengan angka paling besar. Biasanya di angka bukaan 16 kita sudah bisa mendapatkan sunburst. Saya mengabadikan momen di atas dengan bukaan 22.

Jika ingin memotret sunburst, pastikan lensa dan sensor dalam keadaan bersih. Jika kurang bersih, maka akan tampak banyak dust spot / bintik debu pada momen yang kita abadikan. Tidak hanya debu, titik air dan juga bekas sidik jari terkadang cukup mengganggu saat memotret dengan bukaan kecil (angka besar). Luangkan waktu sebentar untuk memastikan kebersihan lensa sebelum memotret. Saya pikir akan lebih mudah membersihkan kotoran yang menempel di lensa / sensor daripada membersihkannya saat proses editing. Sepakat?

Sudah gatal untuk memotret matahari terbit di Cangar Malang? Jika penasaran dan ingin jalan-jalan sambil mengabadikan momen indah di sekitar Malang dan bahkan Bromo atau seluruh area di Jawa Timur, silakan hubungi saya melalui Whatsapp ke +6285288776565.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,
Salam njepret dan sukses untuk kita semua.

You may also like

Leave a Reply