Kisah Seekor Monyet

kisah seekor monyet

Seekor anak monyet bersiap-siap hendak melakukan perjalanan jauh. Ia merasa sudah bosan dengan hutan tempat hidupnya sekarang. Ia mendengar bahwa di bagian lain dunia ini ada tempat yang disebut “hutan” di mana ia berpikir akan mendapatkan tempat yang lebih “baik”. “Aku akan mencari kehidupan yang lebih baik!” katanya. Orangtua si Monyet, meskipun bersedih, melepaskan kepergiannya. “Biarlah ia belajar untuk kehidupannya sendiri,” kata sang Ayah kepada sang Ibu dengan bijak.

Maka pergilah si Anak Monyet itu mencari “hutan” yang ia gambarkan sebagai tempat hidup kau Monyet yang lebih baik. Sementara kedua orangtuanya tetap tinggal di hutan itu. Waktu terus berlalu, sampai suatu ketika, si Anak Monyet itu secara mengejutkan kembali ke orangtuanya. Tentu kedatangan anak semata wayang itu disambut gembira orangtuanya.

Sambil berpelukan, si Anak Monyet berkata, “Ayah, Ibu, aku tidak menemukan hutan seperti yang aku angan-angankan. Semua binatang yang aku temui selalu keheranan setiap aku menceritakan bahwa aku akan bergi ke sebuah tempat yang lebih baik bagi semua binatang yang bernama hutan.” “Malah, mereka mentertawakanku.” sambungnya sedih. Sang Ayah dan Ibu hanya tersenyum mendengarkan si Anak Monyet itu. “Sampai aku bertemu dengan Gajah yang bijaksana,” lanjutnya, “Ia mengatakan bahwa sebenarnya apa yang aku cari dan sebut sebagai hutan itu adalah hutan yang kita tinggali ini!. Kamu sudah mendapatkan dan tinggal di hutan itu!“. Kemudian sang ayah berkata, “Benar, anakku. Kadang-kadang kita memang berpikir tentang hal-hal yang jauh, padahal apa yang dimaksud itu sebenarnya sudah ada di depan mata.

Kita semua adalah si Anak Monyet itu. Hal-hal sederhana, hal-hal ada di sekitar kita tidak kita perhatikan. Justru kita melihat hal yang “jauh-jauh” yang pada dasarnya sudah di depan mata. Kita gelisah dengan karir pekerjaan, kita gelisah dengan sekolah anak-anak, kita gelisah dengan segala rencana kehidupan kita. Padahal, yang pekerjaan kita sekarang adalah bagian dari karir kita. Padahal, anak-anak kita bersekolah sekarang adalah bagian dari proses pendidikan mereka dan hidup yang kita jalani adalah bagian dari rangkaian kehidupan kita ke masa yang akan datang.

Tanpa mengecilkan arti masa depan dan sesuatu yang lebih baik, ada baiknya apabila kita fokus dengan apa yang ada di depan mata, apa yang kita kerjakan sekarang, karena hal ini akan berpengaruh terhadap masa depan Anda.

Karena masa depan Anda, karir Anda, serta kehidupan Anda adalah yang Anda kerjakan hari ini.

Sumber : artikelmotivasi

Continue Reading

Nikmatilah Hari Ini

Nikmatilah Hari Ini

Setiap hari adalah hari yang baik yang telah diciptakan oleh Sang Pencipta. Hari ini bukan untuk diratapi, bukan pula untuk ditangisi. Hidup ini diciptakan oleh Tuhan bagi kita untuk kita dinikmati. Maksudnya bukan berarti kita menikmati dengan cara melakukan hal-hal yang justru menghancurkan hidup kita. Sebaliknya, jalanilah hari ini dengan sukacita dan senyum di wajah Anda sekalipun persoalan Anda masih belum terselesaikan. Jalanilah hari ini dengan keyakinan, “Saya tidak sendiri menjalani hari ini. Tuhan Yang Maha Besar menemani saya dan pasti yang terbaik telah dipersiapkan-Nya bagi saya.

Orang bijaksana adalah mereka yang mampu berbahagia sekalipun melalui masa-masa sulit. Mereka mampu menyanyikan persoalan-persoalan hidup mereka. Hidup ini sudah sulit, jangan lagi Anda membuatnya menjadi bertambah sulit dengan terus-menerus memikirkan persoalan-persoalan yang Anda alami. Alihkan dan fokuskan pikiran Anda kepada segala rahmat dan anugrah dari Tuhan, hari ini.

Hari kemarin telah berakhir tadi malam, jadi jangan lagi membawa masalah-masalah kemarin untuk hari ini. Kesusahan kemarin cukuplah untuk hari kemarin. Hari ini dan esok, ada kesusahannya sendiri.

Masih ada pula orang yang terjebak di masa lalunya yang pahit dan menghabiskan bertahun-tahun hidupnya dengan memikirkan kegagalan masa lalu tersebut. Padahal masa lalu yang buruk tidak berarti masa depannya akan buruk juga. Dan jangan mau masa depan kita diatur oleh masa lalu kita! Kejadian-kejadian buruk di masa lalu jangan sampai membentuk masa depan kita. Tinggalkan masa lalumu dan jalani jembatan antar masa lalu dan masa depanmu, yaitu HARI INI. Jangan tunggu hari lain untuk meraih kemenanganmu. Raihlah itu HARI INI juga!

Steven R Covey berkata, “Beratnya sebuah persoalan tidak tergantung kepada besar kecilnya persoalan itu tetapi terletak pada berapa lama Anda menanggung atau membawa persoalan tersebut, semakin lama Anda menanggungnya makin semakin beratlah beban hidup Anda.

Suatu hari dalam sebuah kelas yang diajarkannya, dia membawa sebuah gelas berisi air dan mengangkat gelas itu di atas kepalanya. Lalu kepada para siswa-siswinya, “Apakah gelas yang berisi air di tangan saya ini berat atau ringan?”

Semua sepakat dengan menjawab, “Wah itu sih ringan sekali!

Covey kemudian mengajukan pertanyaan selanjutnya, “Bagaimana kalau gelas ini saya angkat selama sebulan lamanya?

Semua siswa-siswinya terdiam beberapa saat lamanya, lalu menjawab, “Pasti sangatlah berat.

Demikian pula dengan persoalan-persoalan dalam hidup kita. Kelihatannya memang kecil dan sepele. Namun semakin lama kita menanggungnya atau membawanya, maka semakin bertambah sulitlah kehidupan kita, membuat kita bertambah stres, tertekan, kehilangan sukacita dan kebahagiaan dalam hidup. Itu sebabnya, selesaikanlah persoalan Anda sedini mungkin. Jika Anda sedang sakit hati atau membenci seseorang, segeralah mungkin untuk mengampuninya. Jika Anda memutuskan untuk menyimpannya, maka hal itu akan memperburuk hidup Anda bahkan akan menjadi ‘racun’ yang menggerogoti dan membunuh jiwa Anda perlahan-lahan.

“Life is not be endured, but to be enjoyed.
Hidup tidak untuk dipikul, tetapi untuk dinikmati.”
[Hubert H. Humphrey, mantan wakil presiden & senator Amerika.]

Seberapa besar kesulitan yang sedang Anda hadapi saat ini, mungkin kesulitan dalam rumah tangga, pekerjaan, keuangan, penyakit, atau apapun itu, saran saya: jangan pernah membiarkan itu mencuri sukacita Anda dalam menjalani hari ini. Jika Anda kehilangan sukacita, Anda kehilangan kekuatan. Raja Solaiman berkata, “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, namun semangat yang patah mengeringkan tulang.

Bertindaklah seolah-olah Anda sudah merasa bahagia maka hal ini akan cenderung membuat Anda benar-benar bahagia. (Act as if you were already happy and that will tend to make you happy – by Dale Carnegie, a writer and a speaker).

Kebahagian dalam hidup tidak berarti bahwa kita akan menjalani hidup ini tanpa persoalan, tanpa kesulitan dan tanpa beban hidup. Tuhan pun tidak pernah menjanjikan bagi kita hidup tanpa persoalan. Yang Ia janjikan adalah kekuatan dan jalan keluar saat kita menghadapi masa-masa sulit dalam hidup ini. Justru kehidupan akan bertambah nikmat dan indahnya karena melalui masa sulit ada banyak hal yang bisa Anda bpelajari dari padanya.

Ingatlah bahwa segala sesuatu ada masanya. Ada masa untuk menabur, ada pula masa untuk menuai. Ada masa untuk mengangis, dan ada masa untuk tertawa. Jika hari ini kehidupan Anda sedang diliputi dengan berbagai masalah-masalah yang belum juga terselesaikan, nikmatilah hari ini, karena badai pasti berlalu. Ada masanya di mana masalahmu pasti terselesaikan!

Sumber : andriewongso

Continue Reading

Artikel Motivasi – Segelas Susu

artikel motivasi segelas susu

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapasen uangnya, dan dia sangat lapar. Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saatseorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya beranimeminta segelas air. Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.

Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudianbertanya, “Berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini?
Wanita itu menjawab, “Kamu tidak perlu membayar apapun. Ibu kami mengajarkan agar tidak menerima bayaran untuk kebaikan
Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata, “Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada Anda

Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup menanganinya.Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.

Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumahsakit, menuju kamar si wanita tersebut.

Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui wanita tersebut. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang.Dokter Kelly kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita tua itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada wanita itu.

Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan. Wanita itu sembuh!!.
Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.

Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihantersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya.

Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi..
Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu..tertanda, DR Howard Kelly

Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa :”Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia

Saudaraku sekalian, dari cerita ini kita dapat merasakan manisnya kasih yang kita terima saat kita benar – benar membutuhkannya. Dunia kini telah rapuh akibat banyak orang yang bekerja untuk pamrih, bukan untuk bhakti. Bhakti disini adalah mendasari semua pekerjaan atas karunia Tuhan. Berikanlah apa yang terbaik untuk Tuhan dan sekitar Anda. Dengan begitu, Tuhan akan memberkatinya dan Anda akan menuai hasil secepatnya atau di masa mendatang. Tebarkan terus cinta kasih agar cinta kasih lainnya bisa Anda tuai di masa yang akan datang.

Mari kita saling mengasihi sesama dan terus berkarya untuk kesuksesan diri.
Sekian dari saya. Terima kasih

Sumber : artikel-motivasi

Continue Reading

Artikel Motivasi – Busuknya Kebencian

busuknya kebencian

Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak (TK) mengadakanpermainan. Ibu Gurumenyuruh tiap – tiap muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan kentang. Masing – masing kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci. Jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa, tergantung jumlah orang yang dibenci.

Pada hari yang disepakati masing – masing murid membawa kentang dalam kantong plastik tersebut. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5 buah. Seperti perintah guru mereka, tiap kentang diberi nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid – murid harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun selama 1 minggu.

Hari berganti hari, kentang itu pun mulai membusuk. Murid – murid mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang. Selain berat, baunya juga tidak sedap. Setelah 1 minggu murid – murid TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.

Ibu Guru berkata, “Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu?”

Keluarlah keluhan dari murid – murid TK tersebut. Pada umumnya mereka tidak merasa nyaman harus membawa kentang yang busuk tersebut kemanapun mereka pergi. Guru pun menjelaskan apa arti dari permainan yang mereka lakukan.

Ibu Guru berkata lagi, “Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup? Alangkahtidak nyamannya bukan?

Mengapa kita bisa begitu membenci orang lain jika kebencian itu sendiri akan menjadi beban untuk kita? Bukankah sifat pemaaf adalah sifat yang paling Tuhan sukai? Maka dari itu saudara sekalian, marilah kita membuang kebencian yang menyelimuti jiwa kita ini.

Sekian. Terima Kasih

Sumber : lenterahati

Continue Reading

Tips – 7 Langkah Hidup yang Berguna

7 Langkah Hidup yang BergunaSetiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik. Kesuksesan adalah hal yang paling diinginkan ketika menjalani hidup. Ada banyak macam, diantaranya kesuksesan dalam karir, rumah tangga dan hubungan sosial. Namun seringkali kita terbentur oleh berbagai kendala. Kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri. Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.

Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :

  • Langkah pertama : perluas wawasan
    Anda harus memandang kehidupan ini dengan mata iman, pandanglah diri Anda sedang melesat ke level yang lebih tinggi. Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih. Gambaran ini harus menjadi bagian dari diri, didalam benak, dalam percakapan, meresap ke pikiran alam bawah sadar, dalam perbuatan, dan dalam setiap aspek kehidupan Anda.
  • Langkah ke dua : mengembangkan gambar diri yang sehat
    Itu artinya Anda harus melandasi gambar diri diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda. Keberhasilan meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang diri sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang diri Anda. Sebab hal itu akan menentukan tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai diri sendiri.
  • Langkah ke tiga : temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataan Anda
    Target utama serangan musuh adalah pikiran Anda. Ia tahu sekiranya Ia berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupan Anda.

    Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan. Bahkan kitab suci memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

  • Langkah ke empat : lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi
    Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan (selalu menang, tidak membuat kecewa) , Anda tidak boleh memakai trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini. Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap buruk Anda selama ini, atau membenarkan tindakan Anda untuk tidak mengampuni seseorang.
  • Langkah ke lima : temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk
    Sekalipun kita harus bersikap :”Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana.” Kita semua menghadapi tantangan dalam hidup ini. Kita semua pasti mengalami hal-hal yang datang menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.
  • Langkah ke enam : memberi dengan sukacita
    Salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri. Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita, Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahan-Nya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita, namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri. Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.
  • Langkah ke tujuh : memilih untuk berbahagia hari ini
    Anda tidak harus menunggu sampai semua persoalan terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan sampai Anda mencapai semua sasaran Anda. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisi Anda, sekarang juga!

Ketujuh langkah di atas sangat perlu kita terapkan dalam kehidupan sehari – hari agar tetap menjadi manusia yang berguna (umumnya) dan menjadi manusia yang sukses (khususnya). Jadi mulai sekarang ubahlah kehidupan Anda yang lalu, yang penuh dengan kebodohan semu. Mengapa saya menyebutnya “kebodohan semu” ? Karena saya beranggapan bahwa anda sendiri yang membodohi diri Anda. Bangkitlah, jangan mau dikalahkan oleh ego dan gengsi. Buat diri anda menjadi seorang pemenang di hari ini.

Sekian. Terima Kasih.
Salam sukses.

Sumber : imisup.blogspot.com

Continue Reading

Tips – Meningkatkan Percaya Diri


Berbicara mengenai masalah kepercayaan diri, ada orang yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan sebaliknya, ada pula orang yang tidak percaya pada dirinya sendiri. Apa anda termasuk orang yang saya sebut di nomor dua? Rahasia dalam membuat orang lain percaya kepada anda adalah bagaimana kemampuan anda memosisikan diri sebagai makhluk sosial (bergaul di masyarakat). Jika anda tidak bisa bergaul karena kurang percaya diri, bagaimana cara anda untuk dipercaya oleh orang di sekitar anda? Jika memang demikian, anda adalah orang yang memang kurang percaya diri dan butuh menjalani beberapa tips yang saya sajikan di bawah ini.

    1. Rasa Malu/ Minder

Rasa percaya diri sangat dekat dengan rasa malu/minder pada diri seseorang. Anda harus mampu mengupas perasaan malu Anda untuk kemudian mengatasinya satu demi satu. Dan obat paling mujarab untuk mengatasi rasa malu Anda adalah dengan rasa malu Anda tersebut. Misalnya Anda malu berbicara di depan audien maka mulailah sedikit-sedikit belajar berbicara di depan audien atau Apabila Anda bergender laki-laki, ketika Anda malu mendekati cewek idaman Anda maka mulailah belajar mendekati cewek walaupun ia bukan idaman Anda, sekedar untuk berlatih –cara ini lumayan mudah diterapkan dan saya yakin Anda akan menikmatinya. Dan kata kuncinya adalah ‘paksa diri Anda’, karena disini Anda dituntut untuk lepas dari zona nyaman Anda sebagai ‘seorang pemalu’.

  • Jangan Takut Akan Kesempurnaan

 

Tampil sempurna dan tampil baik bukan merupakan hal yang sama. Khawatir tentang rasa malu akibat kesalahan-kesalahan kecil, akan menghindarkan Anda dari kesempatan-kesempatan bagus menantang yang dapat lebih mematangkan diri Anda. Misalnya Anda ditunjuk sebagai koordinator sebuah Acara –walau Anda belum pernah menghandle sebuah acarapun, jangan panik atau bahkan jangan menolak. Terima dan jalani saja kepercayaan yang diberikan, ini merupakan kesempatan Anda mulai belajar satu-demi-satu seluk beluk pengelolaan Acara tersebut. Kalaupun pada Acara ini Anda gagal, setidaknya Anda telah banyak belajar di sini, dan ketika Anda dihadapkan pada tanggung jawab serupa Anda sudah menguasainya.

  • Jangan Takut Akan Kegagalan

 

Ketika sekolah, Anda sering diajarkan tentang bagaimana ‘mengerikannya’ sebuah kegagalan yang harus selalu Anda hindari. Namun, pada relita kehidupan ini, kegagalan justru merupakan cara seseorang untuk belajar. Memang tidak selamanya belajar dari kegagalan merupakan suatu hal yang menyenangkan, namun kalau Anda membaca perjalanan hidup orang-orang berhasil, Anda akan menemukan bahwa mereka labih banyak mengalami kegagalan dibanding orang-orang pad umumnya. Berusahalah berpikir positif bahwa di setiap kegagalan Anda, pasti ada rencana Alloh yang lebih besar untuk Anda.

  • Prilaku Positif

 

Cobalah untuk balajar bagaimana berprilaku positif. Dua orang memiliki keahlian (skills) dan kemampuan (ability), namun prilaku positif yang dimiliki, akan menempatkan mereka pada posisi yang berbeda. Hal ini bukan merupakan proses semalam jadi, tapi proses yang berjalan terus menerus selama Anda hidup.

  • Tingkatkan Setiap Hari

 

Usahakan untuk meningkatkan rasa percaya diri Anda setiap hari, walaupun sedikit-sedikit. Namun setelah berjalan 1 atau 2 tahun, dan Anda menengok ke belakang, Anda akan merasakan lengkah besar yang telah Anda lakukan dalam hidup Anda. Misalnya, ketika SMA Anda merupakan seorang pemalu yang minder bila harus tampil di depan kelas, namun sekarang Anda sudah menjadi pembicara hebat.

  • Bersikap Asertif

 

Asertivitas adalah suatu kemampuan untuk mengkomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan pihak lain. Dalam bersikap asertif, seseorang dituntut untuk jujur terhadap dirinya dan jujur pula dalam mengekspresikan perasaan, pendapat dan kebutuhan secara proporsional, tanpa ada maksud untuk memanipulasi, memanfaatkan atau pun merugikan pihak lainnya. Mulai sekarang cobalah merubah sikap. Jadilah orang yang tahu kapan harus berkata tidak dan kapan berkata ya. Coba sekali-kali untuk tidak terlalu membayangkan orang lain akan berkomentar apa tentang diri anda. Dan jangan takut untuk membuat sebuah perubahan.

  • Objektivitas Menilai Diri Sendiri

 

Tidak ada orang di dunia ini yang hidup dengan penuh kesempurnaan, begitu juga orang yang penuh dengan kekurangan sehingga menganggap dirinya tidak berguna. Maka dari itu anda harus bisa menilai kemampuan anda sendiri. Bila anda sudah bisa menilai diri sendiri secara objektif, anda akan tahu kemampuan anda. Jika sudah tahu kemampuan anda, maka sudah saatnya anda mengurangi kebiasaan buruk (kelemahan) dan meningkatkan keunggulan anda.

  • Bicaralah Yang Lugas

 

Salah satu ciri orang yang kurang percaya diri adalah tidak bicara secara lugas dan penuh kebingungan ketika harus berbicara di depan orang. Jika anda memang orang yang tidak bisa berbicara di depan publik, cobalah untuk berlatih berbicara sendiri di depan cermin setiap hari selama 10 menit. Kewibawaan seseorang dapat dinilai dari sudut pandang berpikir dan gaya berbicaranya, maka dari itu jka anda sudah bisa berbicara di depan publik (dengan percaya diri dan sopan) saya yakin banyak orang yang akan menilai anda sebagai orang yang berwibawa.

Sekarang tunggu apa lagi? Segera lakukan perubahan pada diri anda. Kesuksesan menanti anda jika anda sendiri mau menggapainya. Percayalah pada diri bahwa anda adalah orang sukses yang belum muncul di tengah masyarakat. Selamat mencoba.

Sumber : tipsanda.com

Continue Reading