BikeCamp di New Zealand

BikeCamp Site on New Zealand Bromo with Savannah View
BikeCamp Site on New Zealand Bromo with Savannah View
BikeCamp Site on New Zealand Bromo with Savannah View

Ada yang sedang bermimpi untuk berkunjung ke New Zealand alias Selandia Baru? Dengan membaca judul di tulisan ini mungkin bisa membuat Anda segera meng-klik dan berharap untuk mendapatkan info soal bersepeda dan berkemah di Selandia Baru. Stop stop jangan berpikir bahwa saya ingin bercerita tentang keindahan negara lain karena Indonesia masih terlalu cantik untuk tidak dijelajahi.

New Zealand yang saya maksud adalah dataran lembah yang terletak di sebelah barat kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Orang yang mengenal wilayah di sekitar Gunung Bromo mungkin lebih familiar dengan sebutan lembah Jemplang untuk menyebut wilayah ini. Beberapa pesepeda yang saya kenal sepakat untuk menyebut New Zealand karena bentuknya yang mirip seperti lembah-lembah dan padang rumput di Selandia Baru. Beberapa orang yang pernah berkunjung ke Selandia Baru ternyata sepakat dengan istilah kami. Jadilah nama New Zealand sebagai nama beken dari lembah Jemplang yang sudah disematkan oleh leluhur Suku Tengger sejak jaman dulu.

BikeCamp Site on New Zealand Bromo with Semeru View
Lembah Jemplang dengan Semeru View

Puluhan kali saya lewati New Zealand saat gowes tapi belum pernah sekalipun berkemah disana. Jangan heran jika saya telah melewatinya puluhan kali karena New Zealand adalah titik yang harus dilewati ketika gowes di jalur Jemplang – Ngadirejo dan juga Bromo Klasik. Kedua jalur yang telah saya sebut tadi adalah jalur yang harus dilewati jika memiliki waktu lebih untuk gowes di Bromo.

Sempat beberapa kali muncul ide untuk berkemah di New Zealand dengan misi mengabadikan matahari terbit. Karena kebetulan ‘salah pergaulan’ dengan pesepeda yang juga menyukai kegiatan berkemah, jadilah impian untuk berkemah di New Zealand tercapai. Bonusnya adalah, saya juga bisa mengeksekusi impian untuk mengabadikan matahari terbit dari lembah Jemplang.

Sunrise View From New Zealand BikeCamp Site (Bromo)
Sunrise View From New Zealand BikeCamp Site (Bromo)

Saat musim kemarau, padang rumput di New Zealand akan berubah warna menjadi kuning kecoklatan. Jika musim kemarau terlalu lama, lembah ini juga berpotensi untuk terbakar sehingga sangat tidak disarankan untuk berkemah di New Zealand pada musim kemarau. Jika berkemah saat musim kemarau, mungkin api yang digunakan untuk masak maupun api unggun bisa membakar habis seluruh wilayah perbukitan yang ditumbuhi rerumputan. Kalau sudah terbakar, New Zealand tampak menyeramkan karena asap yang dihasilkan dari api cukup banyak. Pada pertengahan tahun 2018, New Zealand sempat ditutup dan membuat aktivitas warga setempat menjadi terganggu. Maka dari itu, pilihlah musim penghujan untuk berkemah di New Zealand atau jangan nyalakan api (dan bahkan rokok) jika terpaksa untuk berkemah di New Zealand saat musim kemarau.

Sunrise View From New Zealand BikeCamp Site (Bromo)
Sunrise View From New Zealand BikeCamp Site (Bromo)

Tantangan terberat untuk berkemah di New Zealand adalah angin. Lokasi kami berkemah berada di puncak bukit dimana angin dari segala penjuru arah bertiup melewati kami. Flysheet yang saya gunakan untuk shelter sampai robek diserang angin kencang. Jika tidak ada angin kencang, tempat ini adalah yang paling ideal karena saat pagi tidak terlambat untuk menerima hangatnya mentari. Selain itu saya juga bebas untuk mengabadikan momen matahari terbit yang dilanjutkan dengan momen lembah berkabut.

Sunrise View From New Zealand BikeCamp Site (Bromo)
Sunrise View From New Zealand BikeCamp Site (Bromo)
Foggy Morning View From New Zealand BikeCamp Site (Bromo)
Foggy Morning View From New Zealand BikeCamp Site (Bromo)

Saat semua perlengkapan berkemah telah dikemas rapi, kami tinggalkan lokasi berkemah untuk melanjutkan petualangan gowes melewati padang rumput Teletubbies. Bukit Teletubbies adalah salah satu destinasi yang ditawarkan kepada wisatawan yang berkunjung ke Bromo. Jika Anda pernah berkunjung ke Bukit Teletubbies dan merasa terkagum-kagum, sudah pasti jalur yang kami lewati akan membuat Anda semakin kagum. Bayangkan saja, kami disuguhi pemandangan berupa lembah dan padang rumput selama 30 menit gowes menuruni bukit. Jalur setapak yang cukup aman membuat kami masih bebas menoleh kiri kanan sambil mengendalikan sepeda agar tidak oleng.

Mountain Biking on Savannah Bromo
Mountain Biking on Savannah Bromo

Alangkah beruntung para pesepeda yang pernah melewati jalur ini. Saya merasa lebih beruntung lagi karena dapat mengabadikannya terlebih saat musim penghujan. Padang rumput yang hijau tumbuh subur seperti karpet hijau. Tidak heran jika dinamai Bukit Teletubbies karena memang bentuk dan warnanya mirip dengan kawasan perbukitan yang menjadi tempat Teletubbies bermain. Tidak percaya? Buktikan saja dengan menonton video di bawah ini.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya,
Salam gowes dan sukses untuk kita semua.

You may also like

Leave a Reply